Solok Kota, Klikpositif – Selama tahun 2021, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Solok membedah 16 unit rumah warga kurang mampu. Dana bedah rumah berasal dari zakat yang dikelola Baznas Kota Solok.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra saat menyerahkan kunci rumah kepada keluarga penerima manfaat, Sabtu (1/1/2022) di Gawan, Kelurahan Tanah Garam.
“Rumah layak huni merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat. Alhamdulillah, melalui program Baznas Kota Solok, warga kurang mampu bisa mendapatkan rumah yang layak,” kata Dhani.
Dhani menjelaskan, pengelolaan dan penyaluran dana zakat menjadi salah satu alternatif dalam membantu masyarakat, di luar program pemerintah. Dana yang dihimpun dari muzakki, kemudian disalurkan kepada yang membutuhkan.
Selain program bantuan bedah rumah, Baznas juga berperan penting dalam membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dengan program bantuan modal usaha, hingga bantuan biaya pendidikan.
“Dengan semakin banyaknya masyarakat mampu menunaikan zakat, akan semakin banyak masyarakat kurang mampu yang terbantu. Zakat salah satu kekuatan ummat Islam dalam membantu sesama,” paparnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Solok, Zaini mengatakan, dari 16 rumah yang dibedah selama tahun 2021, menghabiskan dana Rp 480 juta. Dana itu diambilkan dari zakat yang masuk ke Baznas Kota Solok.
“Satu unit rumah membutuhkan biaya sekitar Rp 30 juta, masyarakat penerima bantuan juga sudah memenuhi standar kelayakan. Syarat utama harus memiliki tanah, baik hibah maupun kontrak pinjam pakai minimal 10 tahun,” katanya.
Sejak tiga tahun berjalan, Baznas Kota Solok sudah membedah 48 unit rumah warga kurang mampu. Ditargetkan, tahun 2022 juga dilakukan bedah rumah bagi 17 rumah warga miskin di Kota Solok.(Syafriadi)






