Kota Solok, Klikpositif – Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra menyoroti sikap sejumlah pejabat saat prosesi pelantikan administrator, pengawas dan kepala puskesmas, Jumat (30/10/2026) di Balai Kota Solok. Saat pembacaan sumpah, terlihat ada pejabat yang hanya diam, enggan melisankan sumpah jabatan.
Sikap yang ditunjukkan pejabat tersebut seakan menjadi kekecewaan bagi Wako Solok. Walau sudah diberi amanah jabatan, pejabat yang bersangkutan seolah tak menunjukkan loyalitas atas jabatan yang diberikan.
“Saya ingatkan pada 53 orang pejabat yang dilantik hari ini, bersuara atau tidak bersuara mengucapkan sumpah, semuanya merupakan satu kesatuan. Jangan berpikir saat tidak mengucapkan, tidak berlaku sumpah yang dibacakan,” tegas Wako Ramadhani.
Kendati sedikit terkesan kesal, Wako Ramadhani tetap menyampaikan selamat bagi pejabat yang dilantik. Ia mengingatkan, jabatan merupakan amanah yang mesti dipertanggungjawabkan secara perundangan dan juga kepada Sang Pencipta.
Wako pun mengajak pejabat untuk membantu pemerintah dalam melayani masyarakat. Jalankan tugas dan fungsi sesuai dengan regulasi dalam mewujudkan visi dan misi organisasi.
Kembali mengingatkan, Wako menyebut banyak ASN yang berkeinginan menempati jabatan, namun 53 orang pejabat manajerial yang dilantik saat ini merupakan bagian ketetapan takdir yang sudah tertulis. Untuk itu, manfaatkan jabatan sebagai ladang pengabdian dan investasi akhirat.
“Kami yakin, bapak ibu memahami situasi saat ini, semoga 53 orang yang dilantik akan membawa dampak baik. Jalankan tugas sesuai perundangan, jangan salah gunakan kewenangan,” pesannya.
“Saya tidak rela, sekiranya jabatan yang diberikan digunakan untuk kepentingan yang merugikan masyarakat. Saya ingatkan lagi, jalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” tutup Wako Solok.







