Kota Solok, Klikpositif – Kota Solok mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah Bulan Bhakti Karang Taruna (BBKT) dan Bulan Bhakti Kesetiakawanan Sosial (BBKS) tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2022. Beragam kegiatan sosial kemasyarakatan ikut menyemarakkan kegiatan, hingga penebaran benih ikan di perairan Pulau Belibis.
Lebih kurang 263 pengurus karang taruna dari 19 tingkat kabupaten/kota di Sumatera Barat menghadiri kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan Ampang Kualo itu. Kegiatan diagendakan selama tiga hari mulai dari 25-27 November 2022.
Wakil Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra mengatakan, HUT ke-62 menjadi pelecut untuk kembali menggeliatkan kegiatan karang taruna di daerah. Karang Taruna memiliki peran besar dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan.
“Kegiatan ini tentunya menjadi sarana dalam memupuk semangat dan kebersamaan sesama Karang Taruna. Seluruh pengurus dan anggota harus senantiasa memupuk kepercayaan diri sebagai garda terdepan untuk kesejahteraan sosial ditengah masyarakat,” tutur Dhani saat pembukaan, Sabtu (26/11/2022).
Selain Wawako Solok, turut hadir dalam kesempatan itu, Gubernur Sumbar yang diwakili Kadis Sosial, Arry Yuswandi. Kepala dinas sosial di seluruh Sumatra Barat, kemudian anggota DPRD Kota Solok serta pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemko Solok.
Dhani berpesan agar Karang Taruna menjadi motor penggerak kegiatan sosial di tengah masyarakat. Karang Taruna bersama pemerintah memiliki tanggungjawab dalam mengatasi beragam permasalahan sosial, terutama yang ada pada kalangan generasi muda.
“Kami dari Pemerintah Kota Solok akan selalu mendukung kegiatan Karang Taruna. Apalagi, organisasi sosial ini diisi oleh generasi muda yang memiliki kepedulian dan kepekaan sosial yang tinggi. Tetap semangat untuk membantu masyarakat,” sebut Dhani.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Arry yuswandi menyebutkan, BBKT dan BBKS tahun ini sangat spesial karena bertepatan dengan peringatan HUT ke-62 Karang Taruna. Di usia tersebut, Karang Taruna semakin bergerak membantu masyarakat.
“Usia 62 tahun tentu menjadi waktu pendewasaan bagi setiap organisasi Karang Taruna yang tersebar di wilayah Provinsi Sumbar. Terus jalin kesetiakawanan dan solidaritas antar anggota agar menjadi Karang Taruna yang solid. Karang Taruna menjadi pilar sosial di tengah masyarakat dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” tutupnya.







