Padang, Klikpositif – Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal mengikuti Sarasehan Ekonomi Sumatera Barat Tahun 2025. Sarasehan dipusatkan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Barat, Kamis (24/07/25).
Sarasehan Ekonomi Sumatera Barat Tahun 2025 mengusung Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Melalui Inovasi dan Kolaborasi Menuju Perekonomian Tangguh. Sarasehan diikuti oleh seluruh daerah di Sumatra Barat.
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal menyampaikan terkait 5 program unggulan meningkatkan perekonomian daerah selama 5 tahun mendatang. Paling strategis yakni revitalisasi dan penataan terpadu kawasan pusat kota dan kawasan strategis pertumbuhan ekonomi.
Pemerintah Kota Solok akan menata kembali kawasan Pasar Raya Solok sebagai pusat perekonomian di Kota Beras. Penataan ini diharapkan menjadikan Kota Solok sebagai salah satu pusat ekonomi di Sumatra Barat.
Selain itu, Kota Solok juga memberikan perhatian serius untuk para pelaku usaha. Pemerintah daerah merencanakan untuk membangun rumah ekraf bagi pelaku ekonomi kreatif, Milenial, Gen-Z serta fasilitasi latihan kerja bagi pemuda/pemudi.
“Kita juga memprioritaskan perlindungan sosial yang adaptif dan inklusif untuk mengurangi kemiskinan, kesenjangan sosial, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” papar Suryadi Nurdal.
Dalam lima tahun ke depan, Kota Solok juga akan memfokuskan untuk mengembangkan kawasan pertumbuhan ekonomi baru. Kawasan itu meliputi kawasan Laing, Lingkar Utara, Banda Panduang, Kawasan Agro (Payo), kawasan wisata religi Masjid Agung Al Muhsinin.
“Kita juga fokus dalam pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah guna mewujudkan ketahanan dan keberkahan ekonomi. Hal ini sejalan dengan spirit Kota Beras Serambi Madinah,” jelasnya.
Pertumbuhan ekonomi, perekonomian Kota Solok dilihat dari laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada tahun 2024 tumbuh sebesar 4,55%. Angka ini lebih rendah dibanding dengan tahun 2023 sebesar 4,81%, namun tetap lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan PDRB Provinsi Sumatera Barat sebesar 4,36%.







