Kota Solok, Klikpositif – Kota Solok menghasilkan puluhan ton sampah per hari. Sampah rumah tangga, sampah pasar hingga jenis lainnya. Bisa dibayangkan, jika satu hari saja tak dibersihkan dan diangkut, seperti apa wajah Kota Solok.
Meski jarang terlihat, demikianlah jasa pasukan orange bagi daerah. Ketika sebagian orang masih hanyut dalam buaian mimpinya, petugas kebersihan sudah bekerja di tengah dingin yang menusuk tulang.
Ruas-ruas jalan utama di Kota Solok tak luput dari pandangan mata pasukan orange. Bertemankan sapu lidi, helai demi helai sampah dikumpulkan. Sampah yang terkumpul akan diangkut ke TPA Ampang Kualo yang usianya ditaksir hanya setahun lagi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Solok, Edrizal mengatakan, petugas kebersihan merupakan sosok di balik kebersihan Kota Solok. Bahkan, dari kerja keras mereka, Kota Solok beberapa kali meraih Piala Adipura.
“Petugas kebersihan bekerja dengan penuh tanggungjawab dan dedikasi. Dengan penuh kedisplinan membersihkan setiap sampah yang ada di jalan, lingkungan pasar dan tempat lainnya,” kata Edrizal.
Tidak hanya sampah, namun rumput liar yang tumbuh di taman-taman yang ada di Kota Solok selalu dibersihkan. Kerja keras itu tidak lepas dari upaya menghadirkan Kota yang indah, bersih dan nyaman bagi penduduknya.
Saat ini, DLH menerapkan mekanisme kerja baru, khususnya petugas kebersihan di lingkungan Pasar Raya Solok. Pagi hari, saat masyarakat mulai beraktivitas, semua lokasi sudah bersih dari sampah. Artinya, para petugas sudah bekerja sejak subuh.
“Awalnya kami takut, akankah petugas kita akan menurun kinerjanya, namun semangat mereka patut kita apresiasi. Kami berharap petugas kebersihan terus mengabdikan diri sebagai garda terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan,” harap Edrizal.
Petugas kebersihan tidak mengenal hujan panas siang dan malam, tetap menjalankan tugasnya secara ikhlas dan penuh tanggungjawab, serta banyak suka dan duka yang dilalui petugas kebersihan dalam menjalankan tugas.
Pekerjaan pasukan orange merupakan bagian penting dari menjaga kebersihan, baik itu gedung perkantoran, fasilitas umum, maupun tempat tinggal. Mereka seringkali bekerja di waktu yang tak terlihat sehingga kehadirannya kadang tak disadari masyarakat.







