Kota Solok, Klikpositif – Partai Golkar Kota Solok kembali menggelar musyawarah daerah, Senin (10/11/2025). Dalam musda ke-XI itu, DPC Partai Golkar kembali memilih kepemimpinan baru yang akan memimpin dalam lima tahun mendatang.
Pelaksanaan Musda Kartai Berlambang Beringin itu berlangsung penuh kebersamaan. Proses Musda dibuka langsung Ketua DPD Golkar Sumbar, Khairunas. Hadir langsung Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra yang juga pernah menjadi kader Golkar.
Di hadapan segenap jajaran DPD dan DPD Golkar, Dhani menyampaikan apresiasi atas kiprah Golkar dalam membangun daerah. Golkar telah memberikan kontribusi nyata melalui kader-kader terbaiknya di lembaga eksekutif maupun di tengah masyarakat.
Wako mengharapkan, Musda Partai Golkar menjadi sarana dalam memperkuat konsolidasi internal. Partai Golkar selama ini dikenal sebagai partai yang solid dalam proses transisi kepemimpinan maupun dalam program kerjanya.
βSemoga melalui Musda ini, lahir pemimpin dan gagasan baru yang membawa semangat kebersamaan untuk membangun Kota Solok yang lebih baik,β harap Ramadhani Kirana Putra.
Musda XI Partai Golkar Kota Solok juga sekaligus menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen politik dan sinergi antara partai politik dengan pemerintah daerah, demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan.
Dalam forum sidang yang dipimpin Merizal, Hj. Nurmisma kembali terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Solok periode 2025β2030. Dirinya terpilih secara aklamasi dengan dukungan dukungan bulat dari Pincam, organisasi sayap (Orsap), dan kader dari 13 kelurahan di Kota Solok.
Ketua DPRD Kota Solok sekaligus Sekretaris DPD Partai Golkar, Fauzi Rusli menegaskan, terpilihnya kembali Hj. Nurmisma secara aklamasi adalah bukti nyata dari soliditas kader Golkar Kota Solok.
βKader sudah melihat kinerja dan dedikasi beliau yang tidak diragukan lagi. Golkar di Kota Solok akan terus menjadi mitra pemerintah yang kritis sekaligus solutif. Kami di DPRD siap memperjuangkan aspirasi rakyat, sejalan dengan semangat Golkar sebagai partai karya dan pengabdian,β tegas Fauzi.







