Kota Solok, Klikpositif – Meningkatnya kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatra Barat sejak beberapa bulan terakhir direspon cepat oleh Pemerintah Kota Solok. Kota Solok melakukan siaga penuh dalam pencegahan dan penanggulangan cepat kebakaran lahan.
Dalam Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla, Rabu (23/7/2025) di Balaikota Solok, Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad menyebutkan, hingga pertengahan Juli 2025, sudah lebih dari 300 hektare lahan terbakar di Sumatra Barat.
“Kabupaten Solok telah menetapkan status tanggap darurat karhutla sejak 21 Juli 2025. Meski Kota Solok belum menetapkan status tersebut, kita berada dalam radius ancaman yang sama karena topografi dan ekosistem yang saling terhubung,” papar Kapolres.
Selain dipicu musim kemarau panjang, praktik pembukaan lahan dengan cara dibakar oleh oknum masyarakat menjadi pemicu lainnya. Termasuk dengan minimnya kesadaran akan bahaya membuang puntung rokok sembarangan di lahan kering.
Menghadapi kondisi tersebut, kita Kota Solok mengedepankan tiga langkah strategis: deteksi dini dengan penempatan personel pada titik-titik rawan dan patroli terpadu, penanggulangan cepat dalam rangka optimalisasi peralatan; serta pencegahan melalui kampanye larangan membakar hutan.
Di sisi lain, Wali Kota Solok mengatakan, di tengah cuaca yang semakin sulit diprediksi, perubahan iklim yang nyata, serta aktivitas manusia yang kadang abai terhadap keseimbangan alam, risiko kebakaran hutan dan lahan tidak lagi bisa dianggap enteng.
Beberapa titik di Kota Solok dan wilayah sekitarnya telah dilanda kebakaran lahan yang bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, keselamatan permukiman, dan aktivitas perekonomian warga.
“Bencana, sekecil apa pun skalanya, tidak mengenal batas administratif maupun sekat sosial. Ia datang tanpa mengetuk, dan hanya bisa dihadapi dengan kesiapsiagaan yang solid, tanggap yang terkoordinasi, serta kerja sama lintas sektor,” ajak Wako.
Wako juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran yang telah menunjukkan komitmen dan kesiapsiagaan, terutama kepada para petugas pemadam dan relawan yang tanpa kenal lelah berada di garda terdepan menangani kasus kebakaran.







