Kota Solok, Klikpositif – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Solok terus mematangkan kualitas tata kelola pengaduan pelayanan publik di lingkungan pemerintah daerah. Program tersebut untuk akselerasi respon aduan masyarakat.
Sebagai bentuk pendampingan teknis intensif, Diskominfo Kota Solok menggelar Coaching Clinic Admin SP4N-LAPOR! bagi seluruh admin masing-masing OPD di Aula Dinas Kominfo Kota Solok, Selasa (21/7/2026).
Coaching Clinic dirancang khusus untuk memperkuat pemahaman teknis serta membedah kendala operasional dalam pengelolaan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!) di tingkat unit kerja.
Selama coaching, admin OPD dibekali pemahaman dengan panduan komprehensif. Materi mencakup alur kerja digital, mulai dari mekanisme penerimaan aduan, validasi dan verifikasi data, efisiensi disposisi ke unit teknis berwenang, perumusan formulasi tindak lanjut, hingga penyampaian tanggapan resmi kepada pelapor sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Pranata Humas Muda Dinas Kominfo Kota Solok, Nindya Shopa Angria memaparkan, tata cara penginputan secara manual aduan ke website Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!). Aduan yang diinput secara manual berasal dari aduan masyarakat melalui kotak saran, media sosial, ataupun aduan yang disampaikan secara tatap muka.
Kepala Dinas Kominfo Kota Solok, Nurzal Gustim, S.STP., M.Si., dalam arahannya menegaskan bahwa keberadaan Admin SP4N-LAPOR! merupakan etalase utama dalam menentukan respon pemerintah daerah terhadap aduan masyarakat.
“Admin SP4N-LAPOR! adalah garda terdepan dalam pengelolaan pengaduan pelayanan publik. Oleh karena itu, setiap laporan dan masukan masyarakat wajib ditindaklanjuti secara cepat, tepat, profesional, dan akuntabel,” tegas Agus.
Menurutnya, setiap aspirasi warga bukan sebagai beban, melainkan partisipasi aktif sekaligus bahan evaluasi berharga bagi Pemkot Solok untuk terus membenahi kualitas pelayanan.
Program Coaching Clinic ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap selama tiga hari guna menjamin kedalaman materi dan efektivitas simulasi bagi seluruh perwakilan OPD.
“Melalui penguatan kapasitas ini, Diskominfo Kota Solok berkomitmen untuk mewujudkan sistem pelayanan publik yang transparan, responsif, berorientasi pada kepuasan warga, serta mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” tutupnya.







