Kota Solok, Klikpositif – Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal, SH, menerima kunjungan Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB Pusat, Dr. Ir. Udrekh. Kedatangan Udrekh untuk pendampingan logistik serta pemetaan tanggap darurat banjir di Kota Solok.
Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi antara Pemerintah Kota Solok dan BNPB, khususnya terkait penanganan banjir yang melanda beberapa titik wilayah kota.
Melalui pendampingan tersebut, BNPB memastikan distribusi logistik berjalan tepat sasaran serta mendukung pemetaan wilayah terdampak guna mempercepat proses pemulihan.
Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan BNPB. Ia menegaskan bahwa kolaborasi sangat penting untuk memastikan penanganan darurat berjalan efektif, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan bencana di Kota Solok ke depannya.
“Dengan adanya pendampingan dari BNPB, diharapkan proses penanganan banjir dapat berlangsung lebih cepat, terkoordinasi, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang terdampak,” ungkap Suryadi, Senin (1/12/2025).
Menurutnya, musibah banjir yang melanda Kota Solok tahun 2025 berdampak luas pada masyarakat, fasilitas umum dan sektor pertanian. Jumlah keluarga terdampak sebanyak 2.978 dengan 9.375 jiwa dari total 2.233 unit rumah terdampak.
Sementara itu, pada sektor pendidikan, sebanyak 16 sekolah terdampak langsung dan 32 sekolah terdampak tidak langsung. Sementara taksiran kerugian mencapai Rp 15.240.586.000.
Di sektor peternakan dan perikanan, terdata 18 ekor sapi, 62 ekor kambing, 50 ekor itik dan 1.200 ekor ayam mati. Kerugian sektor perikanan ditaksir mencapai Rp135.480.000. Selain itu, beberapa laydam dan jembatan di sejumlah titik Kota Solok juga mengalami kerusakan.







