Sabtu, 07 Nov 2026 - 14:27 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Life Health

Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Varian Omicron yang Picu Kekhawatiran Dunia

varian Omicron ini lebih menular, lebih ganas dan mampu menghindari kekebalan yang terbentuk oleh suntikan vaksin Covid-19 atau kekebalan alami dari infeksi virus corona Covid-19.

redaksi
Selasa, 30 Nov 2021 | 14:45 WIB
.

. (Net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Varian virus corona Covid-19 yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan, varian Omicron yang memicu kekhawatiran di seluruh dunia sudah ditemukan di Belgia, Botswana, Jerman, Hong Kong, Israel, Italia, dan Inggris.

Meskipun para ilmuwan perlu beberapa minggu untuk memahami varian Omicron (termasuk seberapa cepat penyebarannya dan tingkat keparahan infeksinya) WHO telah menyatakan varian Omicron sebagai Variant of Concern (VoC).

Artinya, varian Omicron ini lebih menular, lebih ganas dan mampu menghindari kekebalan yang terbentuk oleh suntikan vaksin Covid-19 atau kekebalan alami dari infeksi virus corona Covid-19.

Tapi, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang varian Omicron tersebut. Bukti awal menunjukkan bahwa varian Omicron lebih menular dibandingkan varian Delta.

Varian baru ini memiliki 30 mutasi pada protein lonjakan, yakni bagian dari virus yang mengikat sel manusia. Terinfeksi varian Omicron bisa lebih menular dan memiliki lebih banyak mekanisme untuk menghindari kekebalan yang telah diberikan oleh vaksin Covid-19.

Baca Juga

IDI Padang Gelar PIT 2026, Tingkatkan Kompetensi Dokter Tangani Kegawatdaruratan

Kamis, 29 Okt 2026 | 16:04 WIB

Teh Hijau Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung

Kamis, 22 Okt 2026 | 07:58 WIB

Sejauh ini, varian Omicron cenderung menginfeksi orang muda. Dr Angelique Coetzee, kepala Asosiasi Medis Afrika Selatan mengatakan mereka yang terinfeksi varian Omicron ini mengalami kelelahan dan nyeri di seluruh tubuh.

Sementara itu, jurnal Nature menemukan bahwa varian Omicron ini juga meningkatkan risiko infeksi ulang. Tapi, pada tahap awal ini cukup sulit untuk menentukan seberapa besar risiko infeksi ulangnya.

“Satu hal yang membuat kami khawatir adalah profil mutasinya. Kami membutuhkan pengamatan lebih lanjut untuk memahami varian baru virus corona dan efeknya terhadap pandemi,” kata Dr. Richard Lessells, pakar penyakit menular di University of KwaZulu-Natal di Durban, Afrika Selatan dikutip dari Vox.

Mereka juga belum bisa menentukan pengobatan virus corona Covid-19 menggunakan antibodi monoklonal dan pil dari Pfizer dan Merck untuk varian Omicron ini sama efektifnya atau tidak.

Dr Leana Wen, seorang profesor kesehatan masyarakat di Universitas George Washington, mengatakan hal ini sama tidak jelasnya untuk mengetahui seberapa parah varian Omicron ini menginfeksi manusia.

WHO mengatakan kasus varian Omicron paling awal diketahui terjadi pada 9 November 2021. Namun, varian baru virus corona ini baru pertama kali terdeteksi pada 24 November di Afrika Selatan yang memiliki alat pendeteksi canggih.

Meskipun varian Delta masih menjadi varian dominan di seluruh dunia, varian Omicron ini kemungkinan sudah menyebar luas di luar Afrika Selatan.

Menurut Dr Anthony Fauci, pakar penyakit menular terkemuka di AS, orang yang terinfeksi virus corona dan baru saja melakukan perjalanan ke luar negeri sebaiknya isolasi mandiri sebelum menular lebih luas.

Tags: coronacovid-19kesehatanVarian Baru Covid-19Varian Omicron

Berita Lainnya

IDI Padang Gelar PIT 2026, Tingkatkan Kompetensi Dokter Tangani Kegawatdaruratan

Kamis, 29 Okt 2026 | 16:04 WIB

Teh Hijau Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung

Kamis, 22 Okt 2026 | 07:58 WIB

Bunda, Ini Lima Resep Alpukat Sehat untuk Buah Hati

Rabu, 14 Okt 2026 | 09:34 WIB

Manfaat Jus Seledri untuk Kesehatan Badan

Jumat, 2 Okt 2026 | 08:08 WIB
Selanjutnya
.

Belanja Pemerintah di Sektor Pertanian Tahun 2021 Capai Rp192 Triliun

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara