Kota Solok, Klikpositif – Bappeda Kota Solok menggelar Focus Group Discussion (FGD) Tematik penjabaran visi, misi dan program prioritas kepala daerah (KDH) terpilih, kamis (20/1/2025) di Akmal Room. FGD melibatkan seluruh OPD yang ada di lingkungan Pemko Solok dan KDH terpilih.
Kepala Bappeda Kota Solok, Dr. Desmon mengatakan, sesuai peraturan perundang-undangan tentang perencanaan pembangunan daerah, visi, misi, program prioritas Kepala Daerah (KDH) terpilih harus dijabarkan ke dalam RPJMD dan Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra PD).
“Untuk menghimpun berbagai pandangan, gagasan, isu strategis atau wawasan baru secara mendalam terhadap visi, misi, program prioritas Kepala Daerah (KDH) terpilih, maka dilakukan FGD tematik yang melibatkan seluruh OPD,” kata Desmon.
Dr. Desmon menjelaskan, dalam FGD, masing-masing OPD menyampaikan hasil telahaan dan analisis terhadap masalah, isu strategis, tantangan, kebutuhan dan gagasan baru terhadap upaya pencapaian visi, misi, program prioritas sebagaimana yang dimaksud oleh kepala daerah terpilih.
Wakil Wali Kota Solok yang juga KDH terpilih tahun 2025-2029, Dr. Ramadhani Kirana Putra, FGD tematik ini mengelaborasi pemikiran wali kota terpilih dan juga OPD teknis. Nantinya pemikiran akan dituangkan dalam RPJMD dan juga Renstra sebagai acuan pelaksanaan program.
Ramadhani Kirana Putra memaparkan, Visi Kota Solok 5 tahun ke depan yakni “Penguatan Fondasi Transformasi Menuju Solok Kota Madani”. Dalam mencaplok visi itu, ada delapan misi dan program-program prioritas.
FGD dibagi ke dalam lima tema besar. Pertama, memperkuat fondasi transformasi sosial untuk perwujudan masyarakat yang sehat, cerdas, kreatif, tangguh dan berdaya saing. Memperkuat fondasi transformasi ekonomi untuk mewujudkan perekenomian kota yang tangguh, maju, dan inklusif.
Kemudian, memperkuat fondasi transformasi tata kelola pemerintahan, ketentraman dan ketertiban umum untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas. Membangun ketahanan adat, agama dan pemajuan kebudayaan menuju kota madani, serta Mewujudkan pengelolaan lingkungan dan infrastruktur kota yang berkeadilan dan berkelanjutan.
“Kita mengharapkan sumbang saran dan pemikiran semua pihak yang hadir untuk penyusunan dokumen-dokumen perencanaan, RPJMD, Renstra, program seratus hari pertama, RKPD 2026 maupun Perubahan RKPD 2025,” tutupnya.