KLIKPOSITIF- Aktivitas jual beli di Basement Blok II Pasar Raya Padang, Sumatera Barat, belum berjalan optimal setelah sebagian pedagang Jalan Sandang Pangan dipindahkan ke lokasi tersebut. Selain kios yang masih banyak kosong, pedagang yang telah menempati basement mengeluhkan sepinya pembeli.
Berdasarkan pantauan pada Rabu (28/10/2026), bagian belakang Basement Blok II mulai diisi pedagang, terutama penjual buah-buahan dan sayuran. Namun, belum seluruh kios terisi karena masih ada pedagang yang belum pindah ke lokasi tersebut.
Sejumlah pekerja juga terlihat melakukan pembenahan fasilitas. Akses tangga menuju basement tengah diperbaiki, sementara kipas angin telah terpasang di sejumlah dinding.
Meski fasilitas mulai dibenahi, kondisi tersebut belum sepenuhnya berdampak pada aktivitas jual beli. Rosnida (51), pedagang bengkoang yang telah menempati basement selama sepekan, mengaku dagangannya belum laku sejak pindah ke lokasi tersebut.
“Seminggu di sini belum ada berjual beli. Pembeli belum ada yang masuk,” ungkapnya, Rabu (28/10/2026).
Rosnida mengakui lokasi basement saat ini lebih baik dibandingkan tempat berjualan sebelumnya. Namun, keberadaan pedagang yang masih berjualan di luar membuat pembeli belum banyak melirik kios di dalam basement.
“Kalau bisa masuk semua agar kita bisa sama-sama berjualan di sini. Kalau tidak seluruhnya, masih ada juga yang di luar tentu tidak ada jual beli,” terangnya.
Keluhan serupa disampaikan Ita (56), pedagang sayuran yang telah menempati basement selama tiga hari setelah penertiban. Ia mengaku masih beberapa kali melayani pembeli meski aktivitas jual beli belum ramai.
“Namanya rezeki, kadang ada yang berbelanja, kadang tidak. Dulu sebelum basement ini direnovasi, saya juga sudah berjualan di sini. Kondisinya waktu itu masih belum sebaik sekarang,” ujarnya.
Ia optimistis renovasi basement berpotensi menarik pembeli jika aktivitas perdagangan mulai ramai. Ia berharap Pemerintah Kota Padang mendorong pedagang yang masih berjualan di luar agar segera menempati kios yang telah disediakan.
“Kalau masih banyak yang berjualan di luar, tidak akan masuk orang ke dalam sini. Kalau sudah masuk semuanya, tentu nanti tergantung rezeki masing-masing,” tutupnya.














