KLIKPOSITIF – Rasa melayang atau hampir pingsan setelah melakukan aktivitas fisik ringan, seperti berjalan kaki selama sekitar 30 menit, tidak boleh dianggap sepele. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari penurunan tekanan darah hingga gangguan pada jantung yang memerlukan pemeriksaan medis.
Seorang dokter menjelaskan bahwa seseorang yang mengalami keluhan berulang berupa rasa hendak pingsan setelah berjalan kaki atau saat bangkit dari posisi berlutut sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter layanan primer untuk mengetahui penyebabnya.
Menurutnya, rasa pusing saat berdiri setelah berlutut merupakan kondisi yang cukup umum, terutama pada orang berusia di atas 60 tahun. Hal itu terjadi karena tekanan darah dapat turun sementara ketika seseorang berubah posisi dari berlutut menjadi berdiri. Penurunan tekanan darah tersebut menyebabkan aliran darah ke otak berkurang sesaat sehingga menimbulkan rasa melayang atau hampir pingsan.
Meski umumnya keluhan akan hilang dalam beberapa detik, kondisi tersebut tetap perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko terjatuh dan mengalami cedera.
Selain perubahan posisi tubuh, penggunaan obat-obatan tertentu juga dapat memicu penurunan tekanan darah. Obat penurun tekanan darah, obat diuretik, maupun beberapa jenis obat lainnya dapat menyebabkan tekanan darah turun lebih tajam ketika seseorang berdiri setelah duduk atau berlutut.
Dokter juga mengingatkan bahwa rasa hampir pingsan yang muncul setelah berjalan kaki atau berolahraga ringan memerlukan perhatian lebih. Dalam kondisi normal, tekanan darah biasanya tidak menurun selama berolahraga. Oleh karena itu, gejala tersebut dapat menjadi tanda adanya penyakit jantung koroner atau gangguan jantung lainnya yang memerlukan evaluasi lebih lanjut.
“Keluhan seperti ini penting disampaikan kepada dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebabnya,” jelasnya.
Apabila penyebab gangguan jantung telah disingkirkan, kemungkinan lain yang perlu dipertimbangkan adalah kadar gula darah yang terlalu rendah atau hipoglikemia. Kondisi ini sering dialami oleh penderita diabetes yang mengonsumsi obat penurun gula darah tetapi tidak makan atau mengonsumsi camilan sebelum beraktivitas fisik.
Para ahli menyarankan masyarakat untuk tidak mengabaikan keluhan pusing atau hampir pingsan yang terjadi berulang, terutama jika muncul saat atau setelah berolahraga. Pemeriksaan medis sejak dini dapat membantu mendeteksi penyebab yang mendasarinya sehingga penanganan yang tepat dapat segera diberikan dan risiko komplikasi dapat dicegah.






