Jumat, 28 Agu 2026 - 08:24 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Pjs Wako Bukittinggi Minta Magnet Jam Gadang Harus Dirawat dan Dijaga Keasriannya

Hatta Rizal
Senin, 4 Nov 2024 | 09:30 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

BUKITTINGGI,KLIKPOSITIF – Pjs Wali Kota Bukittinggi, Hani Syopiar Rustam, berkesempatan untuk masuk dan naik ke Jam Gadang yang menjadi icon Kota Bukittinggi.

Hani Syopiar Rustam menyampaikan, Jam Gadang selama ini menjadi ikon Kota Bukittinggi, bahkan jadi ikon Sumatera Barat.

Jam Gadang juga menjadi objek wisata masyarakat dan turis yang berkunjung ke Bukittinggi dengan keberadaan taman luas di sekelilingnya.

Baca Juga

Ini Upaya Pemko Bukittinggi Untuk Gerakkan Roda Ekonomi

Rabu, 5 Agu 2026 | 19:41 WIB

Pemko Bukittinggi Imbau Kibarkan Merah Putih Sebulan Penuh

Jumat, 31 Jul 2026 | 20:30 WIB

Bermaterial kapur dengan tinggi sekitar 26 meter, Jam Gadang selesai dibangun pada tahun 1926 sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada Rook Maker, sekretaris atau controleur Fort de Kock (sekarang Kota Bukittinggi) pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

“Jam Gadang dengan Big Ben di London, Inggris, sama pembuatnya. Orang yang buat dan pabriknya sama. Jadi yang membuat Jam Gadang ini, namanya Benhard Vortmann dari Jerman. Dia hanya membuat dua di dunia, satu di London dan satunya di Bukittinggi ini,” ujarnya dikutip Senin 4 November 2024.

Untuk itu Pjs Wako Bukittinggi meminta warisan sejarah ini harus dipelihara keaslian dan keasriannya.

Pemeliharaannya harus dilakukan rutin, dengan tidak merubah bentuknya.

“Bunyi khas dari Jam Gadang, memang tidak pernah berubah dari dulunya. Kita coba pikirkan dan upayakan, bagaimana suaranya ini bisa terdengar lebih jauh jangkauannya, mungkin bisa ditambah dengan pengeras suara, tapi tetap tidak merubah bunyinya,” ungkapnya.

(*)

Tags: Jam GadangPemko Bukittinggi

Berita Lainnya

Ini Upaya Pemko Bukittinggi Untuk Gerakkan Roda Ekonomi

Rabu, 5 Agu 2026 | 19:41 WIB

Pemko Bukittinggi Imbau Kibarkan Merah Putih Sebulan Penuh

Jumat, 31 Jul 2026 | 20:30 WIB

735 Guru Keagamaan dan 154 Garin di Bukittinggi Terima Insentif Triwulan II 2026

Kamis, 30 Jul 2026 | 14:45 WIB

Datangi KPK, Pemko Bukittinggi Bahas Aset Daerah

Rabu, 29 Jul 2026 | 21:17 WIB
Selanjutnya

Konser Sumbar 1 Gercep Mahyeldi-Vasko Siap Hibur Masyarakat Solok

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara