Kamis, 03 Sep 2026 - 12:41 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Life Health

Penelitian: Suntik Vaksin Covid-19 Tidak Tingkatkan Resiko Keguguran pada Ibu Hamil

Berdasarkan jumlah tersebut, 13.160 ibu hamil berakhir dengan keguguran. Sedangkan, 92.286 ibu hamil dalam kondisi baik-baik saja. Di antara ibu hamil, lebih dari 14 persen sudah menerima setidaknya 1 dosis vaksin Pfizer, Moderna dan Johnson & Johnson.

redaksi
Sabtu, 18 Sep 2021 | 19:14 WIB
.

. (Net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Banyak ibu hamil masih ragu suntik vaksin Covid-19 karena sejumlah efek sampingnya. Terlebih, muncul dugaan bahwa vaksin Covid-19 bisa memicu keguguran.

Menurut NHS, keguguran relatif umum terjadi. Di antara ibu hamil, sekitar 1 dari 8 wanita mengalami keguguran. Tapi, sebuah penelitian menunjukkan vaksin Covid-19 tidak meningkatkan risiko keguguran pada ibu hamil.

Sebuah studi ini telah mengamati wanita AS yang usia kehamilannya antara 6 hingga 19 minggu. Para peneliti dari Vaccine Safety Datalink (VSD), yang merupakan sebuah kolaborasi antara Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dan sembilan sistem kesehatan, mengamati lebih dari 105.000 wanita dari Desember 2020 hingga Juni 2021.

Berdasarkan jumlah tersebut, 13.160 ibu hamil berakhir dengan keguguran. Sedangkan, 92.286 ibu hamil dalam kondisi baik-baik saja. Di antara ibu hamil, lebih dari 14 persen sudah menerima setidaknya 1 dosis vaksin Pfizer, Moderna dan Johnson & Johnson.

Sebelumnya, ibu hamil yang mengalami keguguran tidak memiliki peluang lebih tinggi untuk menerima vaksin Covid-19 dalam 28 hari, bila dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak mengalami keguguran.

Sayangnya, infeksi virus corona Covid-19 telah dikaitkan dengan sejumlah penyakit serius pada ibu hamil. Apalagi, pandemi virus corona Covid-19 ini telah mempengaruhi kondisi ibu hamil dan janinnya lebih buruk.

Ada pula banyak klaim di media sosial yang menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 bisa berdampak buruk pada kesuburan.

Para pejabat kesehatan menekankan bahwa sekarang ini tidak ada bukti yang menunjukkan salah satu vaksin Covid-19 bisa berdampak buruk pada kesuburan pria atau wanita.

Baca Juga

Soda Bisa Sembuhkan Impotensi? Dokter Klinik Utama Pandawa Jelaskan Faktanya

Jumat, 28 Agu 2026 | 18:12 WIB

Menilik Manfaat Kopi untuk Kesehatan

Kamis, 27 Agu 2026 | 06:45 WIB

Menurut penelitian terbaru, banyak wanita yang terlibat dalam uji coba vaksin Covid-19 telah berhasil hamil dengan aman. Karena itu, banyak pejabat kesehatan tidak percaya bahwa vaksin Covid-19 ini memiliki dampak buruk pada kesuburan.

Oleh sebab itu, komite vaksin Inggris merekomendasikan ibu hamil untuk suntik vaksin Covid-19 demi melindungi diri mereka dari virus corona Covid-19.

“Anda tidak perlu menghindari kehamilan setelah suntik vaksin Covid-19. Karena, tidak ada bukti kalau vaksin Covid-19 memiliki efek samping pada kesuburan atau peluang Anda untuk hamil,” kata para pejabat kesehatan dikutip dari Express.

Komite Bersama untuk Vaksinasi dan Imunisasi (JCVI) telah merekomendasikan bahwa vaksin Covid-19 bisa diterima ketika menyusui. Hal ini sejalan dengan rekomendasi dari Amerika Serikat dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Vaksin Covid-19 bisa memberikan perlindungan terbaik bagi ibu hamil dari berbagai penyakit serius selama masa kehamilan. Di Inggris, lebih dari 44 juta orang sudah vaksinasi lengkap dan pemerintah akan menyediakan suntikan penguat.

Tags: coronacovid-19Hamilkesehatan

Berita Lainnya

Soda Bisa Sembuhkan Impotensi? Dokter Klinik Utama Pandawa Jelaskan Faktanya

Jumat, 28 Agu 2026 | 18:12 WIB

Menilik Manfaat Kopi untuk Kesehatan

Kamis, 27 Agu 2026 | 06:45 WIB

Bunda, Ini Lima Resep Alpukat Sehat untuk Buah Hati

Rabu, 26 Agu 2026 | 09:21 WIB

Manfaat Wortel: Turunkan Risiko Kanker Hingga Bantu Kesehatan Jantung

Kamis, 20 Agu 2026 | 08:35 WIB
Selanjutnya
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

Penerapan Ganjil-Genap di Kawasan Wisata Akan Diterapkan di Seluruh Indonesia, Menhub: Cegah Kepadatan

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara