Solok Kota, Klikpositif – Pemerintah Kota Solok, Sumatra Barat berencana bakal kembali melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara penuh bagi seluruh sekolah. Hal tersebut menyikapi sudah bebasnya Kota Solok dari kasus Covid-19.
Walaupun demikian, Wali Kota Solok, H. Zul Elfian Umar menyebutkan, pihak terkait harus memastikan kondisi sekolah sudah memenuhi standar Prokes pencegahan Covid-19. Kesehatan anak-anak menjadi prioritas penting bagi pemerintah daerah.
“Sarana dan prasarana di sekolah harus kita cek lagi. Mulai dari kebersihan, kesehatan, keamanan dan kenyamanan anak-anak untuk belajar. Pihak dinas dan sekolah harus memastikan syarat-syarat tersebut terpenuhi,” kata Zul Elfian saat rakor di Balai Kota Solok, Rabu (8/6/2022).
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri langsung Kapolres Solok, Dandim 0309/Solok, dan anggota DPRD, Leo Murphy. Selain itu, juga hadir ketua KPU Kota Solok dan jajaran yang sekaligus audiensi terkait persiapan pelaksanaan pemilu dan Pilkada 2024.
Dalam kesempatan itu, Zul Elfian Umar menjelaskan, sekolah tatap muka sudah semestinya kembali dilakukan untuk memaksimalkan proses pembelajaran. Nyaris sudah dua tahun, proses belajar di sekolah terganggu akibat pandemi Covid-19.
“Ini sangat krusial karena menyangkut kualitas pendidikan dan masa depan anak-anak Kita Solok. Disisi lain, ada ancaman wabah penyakit yang cukup rentan menyerang anak-anak. Makanya kita pastikan semua berjalan dengan baik dan sesuai prokes,” tegas Zul Elfian.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Solok, Leo Murphy menyambut positif perhatian pemerintah Kota Solok dan Forkompinda terhadap keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak. Menurutnya, daerah tetangga sudah lebih dulu menerapkan sekolah tatap muka.
“Kami sangat mendukung, namun teknisnya harus disiapkan dengan matang oleh dinas terkait. Jika daerah tetangga sudah bisa PBM tatap muka normal, kita harus belajar dan meniru itu. Pendidikan anak-anak dan keselamatan harus menjadi perhatian serius,” tutupnya.






