Sabtu, 07 Nov 2026 - 22:46 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Pastikan Semua Wilayah Bencana Ditangani, Kasatgas Tito: Kita Tak Akan Meninggalkan Saudara-saudara!

Masyarakat diminta untuk bersabar, karena butuh waktu untuk menangani seluruh lokasi terdampak bencana

Andika
Sabtu, 7 Nov 2026 | 20:15 WIB
Papan informasi proyek pembangunan prasarana pertanian di Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa (3/11/2026). Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar melaksanakan kegiatan rehabilitasi dan pemeliharaan jalan usaha tani di kawasan tersebut untuk mendukung aktivitas perekonomian dan mobilitas petani.  (DOK. TIM MEDIA SATGAS PRR)

Papan informasi proyek pembangunan prasarana pertanian di Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa (3/11/2026). Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar melaksanakan kegiatan rehabilitasi dan pemeliharaan jalan usaha tani di kawasan tersebut untuk mendukung aktivitas perekonomian dan mobilitas petani. (DOK. TIM MEDIA SATGAS PRR)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera sekaligus Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan bahwa semua lokasi terdampak bencana di Sumatera akan ditangani.

Menurutnya, tidak ada titik yang akan terlewatkan. Namun, dia meminta masyarakat bersabar karena butuh waktu untuk penangannya.

β€œMohon bersabar ya. kita sungai-sungai sudah disentuh, jalan sudah disentuh, jembatan saya kira juga sudah banyak yang cukup sudah selesai,” ujar Tito saat kunjungan kerja ke Pidie Jaya, Aceh, Rabu (4/11/2026).

Menurut Tito, saat ini tidak ada lagi korban bencana yang tinggal di tenda. β€œEnggak tahu kalau sudah banjir ini lagi. Tenda sudah ada di huntara atau diberikan dana tunggu hunian,” kata Tito.

Dia kembali mengemukakan, tenggat waktu penanganan bencana Sumatera adalah tiga tahun, yaitu dari 2026 hingga 2028.

β€œEnggak mungkin bisa diselesaikan waktu setahun, enggak bisa. Ini target adalah tiga tahun. Jadi bertahap, dengan skala prioritas. Jadi, mohon bersabar kalau nanti ada yang kurang-kurang. Karena nanti juga akan tersentuh daerah demikian,” jelasnya.

Baca Juga

Kondisi fisik bangunan dam parit yang sedang dalam tahap pengerjaan di kawasan pertanian Nagari Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa (3/11/2026). Proyek ini diharapkan tuntas sesuai jadwal demi mengoptimalkan suplai air ke areal persawahan. (DOK. TIM MEDIA SATGAS PRR)

Perbaikan Dam Parit Tanbo Bersa di Tanah Datar Akan Tingkatkan Indeks Pertanaman

Sabtu, 7 Nov 2026 | 21:14 WIB
Kondisi jalan usaha tani yang hampir rampung dikerjakan di Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa (03/11/2026). Jalan yang dikerjakan menggunakan dana TKD melalui Dinas Pertanian ini diharapkan dapat mempermudah akses pertanian di daerah itu. (DOK. TIM MEDIA SATGAS PRR)

11 Ruas Jalan di Tanah Datar Direhab, Petani Tak Lagi Pikul Hasil Panen Berjalan Kaki

Sabtu, 7 Nov 2026 | 20:29 WIB

Tito mengatakan, kalau ada yang belum tersentuh, bisa langsung disampaikan kepada bupati, kepala desa, camat, bupati untuk direkap.

Tito mempersilakan kabupaten, kota yang bisa menangani dengan anggaran tambahan, untuk langsung mengerjakannya.

β€œYang bisa dikerjakan oleh provinsi dengan anggaran yang ditambah oleh Bapak Presiden, silakan kerjakan. Yang enggak mampu ditangani oleh daerah, lempar kepada saya untuk bisa saya koordinasikan di tingkat pusat. Yang jelas, kita tidak akan meninggalkan bapak-bapak, ibu-ibu, saudara-saudara kita yang terkena dampak dari bencana November lalu ataupun yang bencana susulan, semua kita perhatikan,” papar Tito.

Pemerintah pusat menyiapkan anggaran Rp 100,1 triliun untuk jangka waktu tiga tahun bagi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi Sumatera itu.

Rincian alokasinya adalah Rp 38,9 triliun untuk tahun 2026, Rp 32,9 triliun pada 2027, dan Rp 28,2 triliun pada 2028.

Namun tahun ini, anggaran yang disiapkan tidak sepenuhnya terserap. Ada Rp 9 triliun yang tidak akan terserap.

Anggaran yang tidak terserap itu akan dialihkan ke tahun depan. Dengan demikian, pada tahun 2027 ada Rp 41,9 triliun dana yang dialokasikan.

Promo Menara Agung Padang
Tags: Satgas PRRSatgas PRR - Kementerian Dalam Negeri

Berita Lainnya

Kondisi fisik bangunan dam parit yang sedang dalam tahap pengerjaan di kawasan pertanian Nagari Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa (3/11/2026). Proyek ini diharapkan tuntas sesuai jadwal demi mengoptimalkan suplai air ke areal persawahan. (DOK. TIM MEDIA SATGAS PRR)

Perbaikan Dam Parit Tanbo Bersa di Tanah Datar Akan Tingkatkan Indeks Pertanaman

Sabtu, 7 Nov 2026 | 21:14 WIB
Kondisi jalan usaha tani yang hampir rampung dikerjakan di Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa (03/11/2026). Jalan yang dikerjakan menggunakan dana TKD melalui Dinas Pertanian ini diharapkan dapat mempermudah akses pertanian di daerah itu. (DOK. TIM MEDIA SATGAS PRR)

11 Ruas Jalan di Tanah Datar Direhab, Petani Tak Lagi Pikul Hasil Panen Berjalan Kaki

Sabtu, 7 Nov 2026 | 20:29 WIB
Dok. Tim Media Satgas PRR

Dua Tahun Terputus Galodo Marapi, Warga Gembira Perampungan Jembatan Tigo Kampuang Agam

Jumat, 6 Nov 2026 | 16:37 WIB
Usman (70), petani asal Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, berjuang memulihkan sawahnya yang terdampak banjir pada 2025 lalu. (Dok: Tim Media Satgas PRR).

Tak Menyerah Pascabencana, Usman Kembali Bertani di Lambung Bukit Padang

Jumat, 6 Nov 2026 | 10:34 WIB
Selanjutnya

Semen Padang FC Incar Tiga Poin Kontra Adhyaksa FC, Peluang Tembus Tiga Besar Terbuka

Tinggalkan komentar
Promo Menara Agung Padang
news kabupaten solok
Iklan Pln Klikpositif
Pajero Sport Padang

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Β© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara