Minggu, 27 Sep 2026 - 10:14 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Life Health

Paparan ‘Blue Light’ Berlebihan Ganggu Kualitas Tidur

Fitria Marlina
Selasa, 10 Feb 2026 | 10:21 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Paparan cahaya biru (blue light) dari matahari sebenarnya berperan penting dalam menjaga ritme tidur dan bangun manusia. Cahaya biru berintensitas tinggi membantu meningkatkan energi, kewaspadaan, serta ketajaman mental di pagi hari. Namun, para ahli memperingatkan bahwa paparan cahaya biru yang berlebihan, terutama di malam hari, dapat mengganggu kualitas tidur.

Di antara spektrum cahaya yang terlihat, cahaya biru memiliki pengaruh paling kuat terhadap jam biologis tubuh atau ritme sirkadian. Cahaya ini merangsang otak untuk tetap terjaga dan menekan produksi melatonin, hormon yang berperan membuat tubuh merasa mengantuk.

Dampak Cahaya Biru terhadap Tidur

Mata manusia tidak memiliki kemampuan optimal untuk menyaring cahaya biru. Akibatnya, hampir seluruh cahaya biru yang masuk akan langsung mencapai retina dan memengaruhi sinyal yang dikirim ke otak. Paparan cahaya biru di malam hari membuat tubuh sulit bersiap untuk tidur, sehingga seseorang menjadi kurang mengantuk dan membutuhkan waktu lebih lama untuk terlelap.

Baca Juga

Cegah Kanker Kulit dengan Perlindungan dari Sinar Matahari

Sabtu, 26 Sep 2026 | 06:52 WIB

Yuk Kenali Jenis Kanker Kulit, dari yang Umum hingga Paling Mematikan

Sabtu, 26 Sep 2026 | 06:22 WIB
Sumber Cahaya Biru di Kehidupan Sehari-hari

Studi menunjukkan bahwa rata-rata orang Amerika menghabiskan sekitar tujuh jam per hari menggunakan perangkat elektronik. Bahkan, sembilan dari sepuluh orang mengaku masih menggunakan gawai beberapa kali dalam seminggu menjelang waktu tidur.

Meski terlihat memancarkan cahaya putih, perangkat elektronik sebenarnya menghasilkan cahaya biru dengan panjang gelombang antara 400 hingga 490 nanometer. Sumber cahaya biru di dalam ruangan antara lain televisi, ponsel pintar, tablet, komputer, konsol gim, lampu fluoresen, dan lampu LED.

Langkah Mengurangi Paparan Cahaya Biru

Para pakar kesehatan menyarankan untuk membatasi penggunaan perangkat elektronik menjelang waktu tidur. Cara paling sederhana adalah mematikan ponsel, televisi, dan perangkat digital lainnya beberapa waktu sebelum tidur.

Selain itu, beberapa langkah lain yang dapat dilakukan antara lain menggunakan kacamata pemblokir cahaya biru dengan lensa berwarna amber atau cokelat, mengurangi waktu layar dua hingga tiga jam sebelum tidur, serta menurunkan tingkat kecerahan layar melalui fitur night mode atau dark mode.

Dilansir dari laman WebMd, penggunaan aplikasi penyaring cahaya biru juga dapat membantu mengurangi paparan tanpa mengganggu kenyamanan visual. Mengganti lampu LED dengan lampu yang memancarkan cahaya lebih hangat serta menggunakan lampu merah redup sebagai lampu tidur juga dianjurkan, karena warna merah paling sedikit memengaruhi ritme sirkadian.

Sebagai pengingat, masyarakat disarankan memasang alarm satu jam sebelum tidur agar dapat menghentikan penggunaan perangkat elektronik dan memberi tubuh waktu untuk bersiap beristirahat.

Tags: HealthKualitas Tidur

Berita Lainnya

Cegah Kanker Kulit dengan Perlindungan dari Sinar Matahari

Sabtu, 26 Sep 2026 | 06:52 WIB

Yuk Kenali Jenis Kanker Kulit, dari yang Umum hingga Paling Mematikan

Sabtu, 26 Sep 2026 | 06:22 WIB

Lemak Sehat Dikaitkan dengan Harapan Hidup Lebih Panjang pada Penyintas Kanker Prostat

Sabtu, 26 Sep 2026 | 05:48 WIB

Ternyata Konsumsi Pisang Bisa Redakan Depresi

Jumat, 25 Sep 2026 | 12:48 WIB
Selanjutnya

Polda Sumbar Ungkap 35 Kasus Narkoba Awal 2026, Ratusan Kilogram Ganja dan Sabu Disita

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Β© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara