Sabtu, 07 Nov 2026 - 12:13 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Kata MUI Terkait Ibadah dan Meningkatnya Kasus Covid-19

Eko Fajri
Senin, 7 Feb 2022 | 11:12 WIB
ilustrasi Berdoa

ilustrasi ibadah

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKOSITIF – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah kembali melonjaknya kasus Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam.

Berdasarkan catatat Kemenkes, hingga saat ini, telah lebih 3.000 kasus Omicron tercatat di Indonesia.

Meski demikian, tingkat kesembuhan varian Omicron juga sangat tinggi. Menurut Kemenkes tingkat kesembuhan lebih dari 80 persen.

Sebab itu, Asrorun Niam menjelaskan , masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat dalam beraktivitas.

“Tingkatkan kewaspadaan dalam aktivitas sosial kemasyarakatan,” jelasnya.

Ia mencontohkan, seperti saat bekerja, berbelanja dan juga aktivitas lainnya, seperti sosial keagamaan.

MUI yakin Pemerintah Mampu Menangani

MUI berkeyakinan pemerintah masih mampu menangani dan mengendalikan wabah Covid-19.

Baca Juga

IDI Padang Gelar PIT 2026, Tingkatkan Kompetensi Dokter Tangani Kegawatdaruratan

Kamis, 29 Okt 2026 | 16:04 WIB

Teh Hijau Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung

Kamis, 22 Okt 2026 | 07:58 WIB

β€œUntuk perkembangan lanjutan, tentunya kita akan mengikuti perkembangan porsi yang diambil oleh pemerintah,” ungkapnya.

β€œAktivitas kegiatan keagamaan yang berbasis jamaah juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari public policy. Apakah nanti pemerintah masih mampu mengendalilan atau tidak,” tegasnya

Klarifikasi

Kiai Niam mengungkapkan, penjelasan ini sekaligus klarifikasi atas beberapa pemberitaan yang menyatakan bahwa MUI mengimbau masyarakat Muslim untuk tidak melaksanakan sholat Jumat dan menggantinya dengan shalat Dzuhur.

Kiai Niam mengakui adanya penambahan kasus Covid-19 beberapa hari ini. Namun, kata dia, porsi mengenai pembatasan aktivitas sosial secara ketat merupakan ranah pemerintah.

Tags: covid-19ibadahIslamkasus covid-19 meningkatkesehatanMUIMuslimNasional

Berita Lainnya

IDI Padang Gelar PIT 2026, Tingkatkan Kompetensi Dokter Tangani Kegawatdaruratan

Kamis, 29 Okt 2026 | 16:04 WIB

Teh Hijau Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung

Kamis, 22 Okt 2026 | 07:58 WIB

Bunda, Ini Lima Resep Alpukat Sehat untuk Buah Hati

Rabu, 14 Okt 2026 | 09:34 WIB

Manfaat Jus Seledri untuk Kesehatan Badan

Jumat, 2 Okt 2026 | 08:08 WIB
Selanjutnya

Adakan Simulasi Tanggap Darurat, PLN Bentuk Internal Tangguh Bencana

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Β© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara