Sabtu, 07 Nov 2026 - 15:21 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Ini Dampak Perekonomian di Jakarta Akibat Kebijakan Larangan Mudik

Warga Jakarta yang tidak pulang kampung diprediksi bakal meramaikan mal, hotel, restoran, kafe, pusat hiburan/wisata dan kawasan lain sekitar Bodetabek

redaksi
Minggu, 9 Mei 2021 | 05:01 WIB
ilustrasi

ilustrasi (net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Perekonomian di wilayah DKI Jakarta diprediksi bakal meningkat akibat kebijakan larangan mudik yang ditetapkan pemerintah.

Menurut Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) DKI Jakarta Sarman Simanjorang hal tersebut akan membuat perputaran uang menetap di wilayah ibu kota saja. Dikatakannya, kondisi ekonomi yang mulai membaik ditambah naiknya jumlah perusahaan yang mampu membayar tunjangan hari raya (THR) serta cairnya THR untuk ASN, TNI-Polri dan pensiunan akan membuat daya beli masyarakat di ibu kota semakin meningkat.

“Biasanya uang ini akan mengalir ke daerah tujuan mudik, namun karena larangan mudik yang sangat ketat maka uang tersebut berpotensi akan beredar di Jakarta dan sekitarnya,” katanya dalam keterangan tertulis seperti dilansir Antara di Jakarta, Sabtu (8/5/2021).

Dia mengemukakan, Warga Jakarta yang tidak pulang kampung diprediksi bakal meramaikan mal, hotel, restoran, kafe, pusat hiburan/wisata dan kawasan lain sekitar Bodetabek. Dengan demikian, diharapkan bakal mendorong transaksi ekonomi yang signifikan. Masih menurutnya, setiap tahun biasanya sekitar tujuh juta orang atau setara 2,5 juta keluarga warga Jabodetabek mudik ke kampung halaman dan mengalirkan uang ke daerah mencapai Rp 10 triliun.

Namun pada tahun ini, keluarga di kampung hanya menerima kiriman uang lebaran karena adanya larangan mudik. Sedangkan untuk mengisi liburan Idulfitri, warga Jabodetabek akan mengunjungi berbagai tempat santai bersama keluarga.

Diperkirakan perputaran uang yang akan terjadi sebesar Rp 1,25 triliun dengan asumsi per keluarga membelanjakan paling sedikit Rp 500 ribu selama liburan Idul Fitri 1442 H.

“Ini perkiraan perputaran uang paling rendah dan ada kemungkinan di atas itu,” katanya.

Perputaran tersebut akan meningkatkan konsumsi rumah tangga dan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta dan nasional.

Baca Juga

PAPAGO Resmi Diluncurkan di Padang Panjang, Satu Aplikasi Hadirkan Beragam Layanan untuk Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 | 13:16 WIB

Kenalan dengan DanaPayz, Server Pulsa dari Mitra Dana Payment

Rabu, 15 Jul 2026 | 16:04 WIB

Data Bank Indonesia menyebutkan peredaran uang dalam bentuk uang tunai selama masa Idulfitri 1442 di seluruh Indonesia diperkirakan sebesar Rp 152,14 triliun, meningkat sebesar 39,33 persen (yoy) dibandingkan tahun lalu sebesar Rp109,20 triliun.

Jika perputaran uang ini terealisasi selama masa Idulfitri, maka akan sangat efektif untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal II-2021 yang dipatok diangka 7 persen,naik signifikan dari kuartal I-2021 yang masih minus 0,74 persen.

Meski begitu, Sarman berharap pemerintah menyiapkan satgas atau petugas keamanan untuk melakukan sosialisasi, pengawasan dan pemberian sanksi bagi pengunjung yang tidak disiplin melaksanakan protokol kesehatan, terutama di tempat-tempat yang berpotensi bakal ramai dikunjungi seperti mal dan pusat wisata.

Hal itu perlu dilakukan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 selama musim liburan Idul Fitri 2021 di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Tags: AplikasiGadgetTekno

Berita Lainnya

PAPAGO Resmi Diluncurkan di Padang Panjang, Satu Aplikasi Hadirkan Beragam Layanan untuk Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 | 13:16 WIB

Kenalan dengan DanaPayz, Server Pulsa dari Mitra Dana Payment

Rabu, 15 Jul 2026 | 16:04 WIB

Company Profile Masih Relevan di Era Digital? Ini Alasan Perusahaan Tetap Membutuhkannya

Rabu, 1 Jul 2026 | 09:32 WIB

Usaha Tiga Generasi, Penjual Rempah Kini Gunakan Transaksi Non Tunai

Sabtu, 13 Jun 2026 | 17:42 WIB
Selanjutnya
ilustrasi

BMKG Mulai Pantau Hilal Syawal 1442 Pada Selasa Depan

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara