Sabtu, 07 Nov 2026 - 12:25 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

BMKG Mulai Pantau Hilal Syawal 1442 Pada Selasa Depan

Lokasi pemantauan hilal dilakukan di antaranya di Danau Sentani Papua, Gedung Bupati Sarmi Provinsi Papua, Rooftop Hotel Kriyad Papua, Tugu Christina Ambon, Tower Observatori hilal BMKG Ternate, pantai Wolulu Sulteng.

redaksi
Minggu, 9 Mei 2021 | 05:12 WIB
ilustrasi

ilustrasi (net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan melakukan pemantauan hilalSyawal 1442 Hijriahselama.

Artinya BMKG akan melakukan pemantauan dua hari terhitung mulai Selasa (11/5/2021) hingga Rabu (12/5/2021). Adapun titik-titik yang menjadi pusat pantauan hilal tersebar di 29 daerah yang ada di seluruh Indonesia.

“Dalam penentuan awal bulan Syawal 1442 H, BMKG akan melaksanakan Rukyatul Hilal selama 2 (dua) hari, yaitu tanggal 11 dan 12 Mei 2021 di 29 lokasi di Indonesia,” ujar Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulisnya seperti dilansir Antara pada Sabtu (8/5/2021).

Lokasi pemantauan hilal dilakukan di antaranya di Danau Sentani Papua, Gedung Bupati Sarmi Provinsi Papua, Rooftop Hotel Kriyad Papua, Tugu Christina Ambon, Tower Observatori hilal BMKG Ternate, pantai Wolulu Sulteng.

Kemudian di GTC Makassar, Gedung Rektorat IAIN Sultan Amai Gorontalo, Gedung Observasi Hisab Rukyat Kemenag Sulteng, Rooftop Mega Trade Center Manado, Tower Masjid Balikpapan Islamic Center, Dermaga Kokar NTT, Balkon Hotel Aston Kupang.

Baca Juga

Hujan (ilustrasi)

Prakiraan Cuaca Sumbar 7 November 2026, Sejumlah Daerah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

Sabtu, 7 Nov 2026 | 10:40 WIB
Hujan (ilustrasi)

Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Sumbar, Pessel Status Siaga

Kamis, 5 Nov 2026 | 10:55 WIB

Lalu di Tower SMA Astha Hanas Subang, Pantai Tanjung Pasir Tangerang, Mess Pemda Bengkulu, Gedung Kebudayaan Padang, Kantor Stageof Deli Serdang, Kantor BBMKG Wilayah I Medan, hingga Pusat Observatorium Pengamatan Hilal Kemenag Aceh.

Menurut BMKG, konjungsi (Ijtimak) awal bulan Syawal 1442 H terjadi pada Rabu 12 Mei 2021 pada pukul 01.59.47 WIB atau 02.59.47 WITA atau 03.59.47 WIT. Sehingga dapat disimpulkan, bahwa di wilayah Indonesia konjungsi (ijtimak) terjadi sebelum matahari terbenam.

Paling awal di Merauke pukul 17.37.16 WIT dan paling akhir pukul 18.46.31 WIB di Sabang, Aceh.

Data Hilal tanggal 11 Mei 2021 adalah tinggi hilal berkisar antara -5,61 di Jayapura sampai dengan -4,37 di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Elongasi berkisar antara 4,56 di Banda Aceh sampai dengan 5,87 di Waris, Papua.Sementara pada 12 Mei, tinggi hilal berkisar antara 4,48 di Merauke sampai dengan 6.05 di Sabang. Elongasi berkisar antara 5,31 di Merauke sampai dengan 6,74 di Sabang.

Umur bulan berkisar antara 13,45 jam di Merauke sampai dengan 16,78 jam di Sabang. Berkisar antara 22,57 menit di Merauke sampai dengan 29,50 menit di Sabang.

Fraksi iluminasi bulan berkisar antara 0,22 persen di Merauke sampai dengan 0,35 persen di Sabang, Aceh. Objek benda Langit yang dapat disangka sebagai hilal adalah Venus, berjarak sudut lebih kecil 5 dari bulan.

“Berdasarkan data Hilal awal Syawal 1442 H di atas, dikarenakan posisi hilal minus, maka hilal tidak akan teramati pada tanggal 11 Mei 2021. Sedangkan pada tanggal 12 Mei 2021 berdasarkan ilmu astronomi dan data rekor Hilal terlihat oleh BMKG serta jika cuaca cerah (terutama di ufuk Barat), potensi hilal terlihat sangat besar,” katanya.

Namun demikian, penentuan awal Syawal 1442 H atau Hari Raya Idulfitri menunggu keputusan Menteri Agama Republik Indonesia yang akan diumumkan pada tanggal 11 Mei 2021 malam setelah sidang isbat

Tags: Bmkg SumbarHilalPuasaRamadan

Berita Lainnya

Hujan (ilustrasi)

Prakiraan Cuaca Sumbar 7 November 2026, Sejumlah Daerah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

Sabtu, 7 Nov 2026 | 10:40 WIB
Hujan (ilustrasi)

Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Sumbar, Pessel Status Siaga

Kamis, 5 Nov 2026 | 10:55 WIB
Fenomena cuaca (ilustrasi/net)

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Sumbar, Warga Diminta Waspada

Selasa, 3 Nov 2026 | 11:00 WIB
Hujan (ilustrasi)

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Sumbar Hari Ini

Senin, 2 Nov 2026 | 10:10 WIB
Selanjutnya
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Sumbar Dedy Diantolani

Satpol PP Sumbar Jaga Ketat Perbatasan, Hanya Kendaraan dengan Pengecualian Dibolehkan Masuk

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara