PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) terus mengoptimalkan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur lingkungan di berbagai kawasan kota. Upaya tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas jalan lingkungan dan drainase guna mendukung aksesibilitas masyarakat serta menjaga kelancaran aliran air di kawasan permukiman.
Hingga akhir Oktober 2026, realisasi pekerjaan pembangunan dan pemeliharaan jalan lingkungan telah mencapai 16 kilometer dari target sekitar 24 kilometer. Sementara itu, pekerjaan drainase justru mencatatkan capaian yang melampaui target awal, dengan panjang pekerjaan yang telah diselesaikan mencapai lebih dari 10 kilometer dari target 4 kilometer.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Padang, Tri Hadiyanto, mengatakan bahwa pelaksanaan berbagai program infrastruktur lingkungan tersebut terus menunjukkan perkembangan positif. Capaian itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat dapat terpenuhi secara bertahap.
“Untuk jalan lingkungan, kita menargetkan pembangunan dan pemeliharaan sepanjang lebih kurang 24 kilometer. Sampai hari ini, realisasinya sudah mencapai 16 kilometer. Insyaallah, hingga akhir tahun nanti kita optimistis dapat melampaui target yang telah ditentukan,” ujar Tri di Padang, Kamis (29/10/2026).
Menurutnya, pembangunan dan pemeliharaan jalan lingkungan memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat. Kondisi jalan yang baik akan memudahkan mobilitas warga, memperlancar akses menuju fasilitas umum, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi di lingkungan permukiman.
Karena itu, Dinas Perkim Kota Padang terus mendorong pelaksanaan pekerjaan jalan lingkungan agar berjalan sesuai dengan perencanaan. Penyelesaian setiap paket pekerjaan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kenyamanan dan kemudahan akses di kawasan tempat tinggal mereka.
Di sisi lain, pembangunan dan pemeliharaan drainase juga menjadi perhatian utama Dinas Perkim. Infrastruktur saluran air tersebut berfungsi menjaga kelancaran aliran air, khususnya ketika curah hujan meningkat, sehingga dapat membantu mengurangi risiko genangan di kawasan permukiman.
Tri menjelaskan, realisasi pekerjaan drainase hingga akhir Oktober telah mencapai lebih dari 10 kilometer. Capaian tersebut jauh melampaui target awal yang ditetapkan sepanjang 4 kilometer untuk tahun ini.
Pekerjaan yang telah diselesaikan mencakup pemeliharaan saluran drainase yang sudah ada serta pembangunan saluran baru di sejumlah kawasan. Kedua jenis pekerjaan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan fungsi jaringan drainase agar dapat bekerja secara optimal dalam mengalirkan air.
“Untuk drainase, dari target 4 kilometer, kita sudah menyelesaikan lebih dari 10 kilometer, baik pemeliharaan maupun pembangunan saluran baru. Insyaallah, jumlah ini masih akan bertambah hingga akhir tahun karena masih ada beberapa paket pekerjaan yang sedang kita kerjakan,” katanya.
Tri menambahkan, capaian tersebut masih berpotensi meningkat karena sejumlah paket pekerjaan infrastruktur lingkungan saat ini masih dalam tahap pelaksanaan. Dengan demikian, realisasi pembangunan dan pemeliharaan jalan maupun drainase diharapkan terus bertambah hingga penghujung 2026.
Penyelesaian paket-paket pekerjaan yang sedang berjalan menjadi salah satu faktor penting untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Dinas Perkim pun terus mengoptimalkan pelaksanaan program agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai dengan perencanaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain mengejar target fisik, pembangunan infrastruktur lingkungan juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas kawasan permukiman secara berkelanjutan. Jalan lingkungan yang memadai dan drainase yang berfungsi baik merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih nyaman, aman, dan tertata.
Pemeliharaan drainase yang sudah ada juga diperlukan agar saluran tetap berfungsi dengan baik. Sementara itu, pembangunan saluran baru menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas pelayanan drainase pada kawasan yang membutuhkan penanganan infrastruktur tambahan.
Melalui berbagai pekerjaan tersebut, Pemko Padang berupaya memperkuat pelayanan infrastruktur dasar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Peningkatan kualitas jalan lingkungan dan drainase diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas warga sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
Dengan progres pekerjaan yang terus berjalan, Dinas Perkim Kota Padang optimistis realisasi pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur lingkungan akan terus meningkat hingga akhir tahun. Pemerintah kota pun berupaya memastikan program tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang lebih baik dan berkelanjutan.














