Rabu, 23 Sep 2026 - 00:45 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Life Health

Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci Mengendalikan Tekanan Darah Tinggi

Fitria Marlina
Kamis, 6 Agu 2026 | 16:50 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Tekanan darah merupakan faktor penting dalam menjaga kelancaran sirkulasi darah ke seluruh tubuh. Namun, ketika tekanan darah terlalu tinggi atau hipertensi, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, hingga gangguan penglihatan.

Hipertensi terjadi ketika tekanan darah dalam pembuluh arteri berada di atas batas normal. Tekanan darah diukur menggunakan dua angka, yaitu tekanan sistolik sebagai angka atas yang menunjukkan tekanan saat jantung memompa darah, serta tekanan diastolik sebagai angka bawah yang menunjukkan tekanan saat jantung beristirahat di antara denyut. Hasil pengukuran dinyatakan dalam satuan milimeter merkuri (mmHg), misalnya 120/80 mmHg.

Salah satu tantangan utama hipertensi adalah sifatnya yang sering tidak menimbulkan gejala. Pada sebagian kasus, penderita baru merasakan keluhan seperti sakit kepala, pusing, kelelahan, atau sesak napas ketika tekanan darah sudah sangat tinggi. Meski demikian, hipertensi dapat secara perlahan merusak organ-organ vital seperti otak, jantung, ginjal, mata, dan pembuluh darah tanpa disadari.

Karena itu, pemeriksaan tekanan darah secara rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi hipertensi sejak dini. Pengukuran yang akurat dilakukan dengan menghindari olahraga berat, merokok, makan, dan minuman berkafein setidaknya satu jam sebelum pemeriksaan. Selain itu, seseorang dianjurkan duduk tenang selama lima menit, meletakkan kedua kaki di lantai tanpa menyilangkan kaki, tidak berbicara selama pemeriksaan, serta melakukan dua kali pengukuran untuk memperoleh hasil rata-rata.

Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah tinggi, dokter dapat melakukan pemeriksaan lanjutan guna mengetahui adanya kerusakan organ. Pemeriksaan tersebut meliputi tes darah untuk menilai fungsi ginjal, elektrokardiogram (EKG) untuk mendeteksi penebalan otot jantung atau gangguan irama jantung, serta foto rontgen dada guna melihat pembesaran jantung atau penumpukan cairan di paru-paru.

Para ahli menegaskan bahwa hipertensi dapat dicegah melalui penerapan gaya hidup sehat. Upaya tersebut meliputi rutin berolahraga aerobik, mengurangi konsumsi garam dan minuman beralkohol, memperbanyak konsumsi buah dan sayuran, membatasi asupan lemak jenuh, menghindari rokok, serta menjaga berat badan tetap ideal. Perubahan pola makan dan gaya hidup bahkan dapat menurunkan tekanan darah sistolik secara signifikan.

Baca Juga

Sarapan Sehat untuk Jantung: Menu Praktis dan Bergizi untuk Awali Hari

Senin, 21 Sep 2026 | 09:40 WIB

Empat Rekomendasi Buah Kaya Serat yang Baik untuk Kesehatan Anda

Senin, 21 Sep 2026 | 09:05 WIB

Penanganan hipertensi disesuaikan dengan tingkat keparahan tekanan darah. Pada kondisi tekanan darah yang meningkat (120–129 mmHg dengan diastolik di bawah 80 mmHg), pengobatan umumnya belum diperlukan dan pasien dianjurkan fokus pada perubahan gaya hidup.

Sementara itu, penderita hipertensi stadium 1 dengan tekanan sistolik 130–139 mmHg atau diastolik 80–89 mmHg mungkin memerlukan kombinasi perubahan gaya hidup dan obat-obatan, terutama jika memiliki risiko penyakit jantung. Pada hipertensi stadium 2, yaitu tekanan sistolik mencapai 140 mmHg atau lebih atau diastolik 90 mmHg atau lebih, penggunaan obat antihipertensi umumnya diperlukan bersamaan dengan penerapan gaya hidup sehat.

Beberapa jenis obat yang sering digunakan untuk mengendalikan tekanan darah antara lain diuretik, ACE inhibitor, angiotensin receptor blocker (ARB), dan calcium channel blocker. Penderita diabetes, penyakit ginjal, atau gangguan jantung juga memerlukan penanganan yang lebih intensif karena memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi akibat hipertensi.

Dilansir dari laman Health.Harvard.Edu, tenaga kesehatan mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa tekanan darah dan menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah utama mencegah hipertensi serta menurunkan risiko penyakit kardiovaskular di masa mendatang.

Tags: Gaya HidupHealth

Berita Lainnya

Sarapan Sehat untuk Jantung: Menu Praktis dan Bergizi untuk Awali Hari

Senin, 21 Sep 2026 | 09:40 WIB

Empat Rekomendasi Buah Kaya Serat yang Baik untuk Kesehatan Anda

Senin, 21 Sep 2026 | 09:05 WIB

Ini Trik Membasmi Lalat Buah di Rumah

Senin, 21 Sep 2026 | 08:30 WIB

6 Jenis Buah yang Kaya Senyawa Antiinflamasi dan Baik untuk Kesehatan

Senin, 21 Sep 2026 | 07:56 WIB
Selanjutnya
Ayam Potong (net)

Harga Ayam Potong Tembus Rp 50 Ribu per Kg di Padang, Stok Dipastikan Masih Aman

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara