Kamis, 03 Sep 2026 - 19:54 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Galanggang Silek Tuo Pusako Lamo, Ikhtiar Lestarikan Seni Bela Diri Minangkabau di Solok Raya

Syafriadi
Sabtu, 9 Sep 2023 | 18:01 WIB
Kota Solok

Anggota DPRD Sumbar, Daswippetra Dt. Manjinjiang Alam saat menyampaikan materi dalam FGD Galanggang Silek Tuo Pusako Lamo Solok Raya di Aula Mami Hotel, Kota Solok.(Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Kota Solok, Klikpositif – Pelestarian dan pengembangan silek tuo Minangkabau merupakan urgensi yang perlu menjadi perhatian semua kalangan. Silek tradisi sebagai identitas masyarakat Minang harus diperkenalkan sejak usia dini.

Beranjak dari itu, Dinas Kebudayaan Sumbar melalui UPTD Taman Budaya mengusung event Galanggang Silek Tuo Solok Raya. Program tersebut merupakan fasilitasi dari pokok pikiran anggota DPRD Sumbar asal Solok, Daswippetra Dt. Manjinjiang Alam.

Galanggang Silek Tuo Pusako Lamo diawali dengan Focus Group Discussion (FGD), Sabtu (9/9/2023) di aula Mami Hotel. FGD melibatkan tuo silek daerah Solok Raya, LKAAM, Praktisi hingga IPSI Kota Solok.

Dalam kesempatan itu, Ketua Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Sumbar, Prof. Indra Yuda menjelaskan, para Tuo Silek, anak sasian, Niniek mamak memiliki tanggungjawab besar dalam memperkenalkan silek Tuo kepada masyarakat luas hingga pemerintah.

“Buka ruang dialog, diskusi tentang silek Tuo. Serta dengan menampilkan silek tuo dalam setiap momen di tengah masyarakat,” ungkap Indra Yuda.

Menurut Indra Yuda, setidaknya ada sejumlah strategi dalam pelestarian silek tuo Minangkabau, khususnya di Solok. Pertama, mempertahankan dengan menjaga serta merawat keaslian silek tuo di masing-masing sasaran, sesuai adat dan budaya.

Kemudian, meningkatkan penggunaan silek dalam berbagai peristiwa sosial budaya. Silek senantiasa ditampilkan dalam setiap helat sosial di masyarakat. Serta dibarengi dengan sosialisasi yang masih kepada masyarakat terhadap silek tradisi. Pengenalannya harus sejak usia dini.

Yang tidak kalah penting, ulas dosen UNP itu, harus ada perubahan tata kelola sasaran silek tuo atau tradisi. Pengembangan mengikuti alur kemajuan zaman seperti penyesuaian pola rekrutmen, metode latihan, adanya kurikulum.

“Jurus-jurus yang sudah ada perlu modifikasi dengan pendekatan teknik olah raga dan seni bela diri yang lebih baru. Jadi ada pengembangannya sehingga menyesuaikan dengan perkembangan budaya dan aspek lainnya,” jelasnya.

Dalam memasifkan seni silek tradisi, juga perlu disokong oleh dunia pendidikan. Silek bisa menjadi salah satu ekstrakurikuler di sekolah yang ada di Solok Raya, mulai dari sekolah dasar hingga SLTA.

“Silek juga perlu ajang yang kompetitif seperti festival dan kejuaraan. Sehingga silek menjadi seni beladiri yang terus menarik untuk dipelajari. Ajang lomba atau festival juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk lebih mendalami silek,” tutupnya.

Sementara itu, anggota DPRD Sumbar, Daswippetra menjelaskan, pada dasarnya, silek Minangkabau punya dua fungsi. Sebagai penjaga diri dan parik paga nagari atau sistem pertahanan nagari.

Baca Juga

Qori Kebanggaan Kota Solok Wakili Sumbar di MTQ Korpri Makassar 2026

Kamis, 20 Agu 2026 | 14:56 WIB

Kibarkan Semangat Kemerdekaan, Pawai Alegoris Semarakkan HUT Ke-81 RI di Kota Solok

Selasa, 18 Agu 2026 | 21:01 WIB

Menurutnya, silek dapat membentuk karakter dan kepribadian generasi muda yang tangguh, kstaria, berani membela kebenaran dan bertanggungjawab. Silek membentuk pribadi luhur yang berbudaya dan beradab.

“Pada hakikatnya, silek untuk menjalin silaturahim sesama manusia, mendekatkan diri pada Allah SWT. Silek sebagai seni tradisi bersandarkan pada agama, sesuai dengan petuah, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” bebernya.

Sebagai identitas masyarakat Minang, Silek perlu dilestarikan. Jangan sampai silek hanya tinggal nama di masa mendatang. Dan tanggungjawab semua pihak agar silek tetap hidup di tengah masyarakat Minang.

“Melalui Galanggang Silek Tuo Pusako Lamo Solok Raya ini, kami mengajak semua pihak untuk melestarikan silek tuo. Kita memasifkan ruang diskusi, penampilan hingga festival silek di tengah masyarakat. Sehingga menjadi daya tarik untuk dipelajari,” tutupnya.

Praktisi Silek, H. Sofyan Nadar menuturkan, silek Minang berbeda dengan bela diri lainnya. Silek memiliki nilai adab dan etika yang sangat kuat. Inilah yang membentuk kepribadian masyarakat Minang.

“Setiap aliran Silek memiliki keistimewaan masing-masing. Keistimewaan itu menambah kekayaan khazanah Silek Minang. Kekayaan ini jangan sampai hilang ditelan zaman, perlu dilestarikan,” ajaknya.

Dibalik keunikan silek Minang, juga ada problematika yang membuat Silek Minang sulit berkembang. Ada kecendrungan guru tidak mengajarkan ilmu secara utuh kepada murid.

“Ini yang menyebabkan Silek Minang tidak berkembang. Guru tidak mengajarkan sepenuhnya kepada murid atau sasian. Lama kelamaan, jurus silek kian berkurang dan kualitas silek semakin menurun,” tutupnya.

 

Tags: Daswippetra Dt. Manjinjiang AlamGalanggang Silek Tuo Pusako LamoKota SolokSolok RayaUPTD Taman Budaya

Berita Lainnya

Qori Kebanggaan Kota Solok Wakili Sumbar di MTQ Korpri Makassar 2026

Kamis, 20 Agu 2026 | 14:56 WIB

Kibarkan Semangat Kemerdekaan, Pawai Alegoris Semarakkan HUT Ke-81 RI di Kota Solok

Selasa, 18 Agu 2026 | 21:01 WIB
Saba Fest 2026 di Taman Budaya Sumbar resmi digelar, Rabu (5/8/2026)

SABA Fest 2026 Hadir Lebih Meriah, Taman Budaya Sumbar Angkat Bakat Anak dan Disabilitas

Rabu, 5 Agu 2026 | 17:03 WIB

Satpol PP Kota Solok Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Taman Syech Kukut

Rabu, 22 Jul 2026 | 19:55 WIB
Selanjutnya
Semen Padang Mengajar di UIN Jambi, Mahasiswa Termotivasi Siapkan Karir

Semen Padang Mengajar di UIN Jambi, Mahasiswa Termotivasi Siapkan Karir

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara