KLIKPOSITIF – Mengajak anak untuk mengonsumsi makanan sehat sering kali menjadi tantangan bagi banyak orang tua, terutama saat sedang berlibur atau menjalani aktivitas yang padat. Di tengah kesibukan mengantar anak ke sekolah, latihan olahraga, dan berbagai kegiatan keluarga, makanan cepat saji kerap menjadi pilihan yang mudah dijangkau. Namun, para ahli gizi menyarankan beberapa langkah sederhana yang dapat membantu orang tua membiasakan anak mengonsumsi makanan yang lebih sehat.
Salah satu cara yang dianjurkan adalah melakukan perencanaan makanan sejak awal. Sarapan, yang dikenal sebagai waktu makan terpenting dalam sehari, perlu mendapat perhatian khusus. Sarapan dapat membantu meningkatkan konsentrasi, menjaga berat badan yang sehat, serta menyediakan energi untuk aktivitas pagi hari. Orang tua disarankan menyiapkan kebutuhan sarapan pada malam sebelumnya atau memilih menu sederhana seperti buah, yogurt, atau roti isi yang mudah dibawa.
Selain itu, penyediaan camilan sehat selama perjalanan juga menjadi strategi penting. Beberapa pilihan camilan yang praktis dan bergizi antara lain campuran kacang-kacangan, buah segar, buah kering, granola rendah gula, biskuit gandum dengan selai kacang, keju kemasan, yogurt, serta sayuran yang mudah dikonsumsi seperti wortel dan seledri.
Para ahli juga menyarankan orang tua untuk menentukan tujuan makan sebelum bepergian. Dengan memilih restoran terlebih dahulu, keluarga dapat lebih mudah menemukan tempat makan yang menyediakan menu sehat bagi anak-anak. Restoran yang menawarkan pilihan makanan seperti hidangan Asia, salad, atau makanan laut dinilai lebih mendukung pola makan sehat dibandingkan tempat makan dengan konsep prasmanan tanpa batas.
Memberikan anak kesempatan memilih makanan sehat juga terbukti efektif meningkatkan minat mereka terhadap makanan bergizi. Misalnya, anak dapat diberi pilihan antara beberapa jenis buah atau sayuran untuk camilan. Saat berada di restoran, orang tua dapat menawarkan beberapa menu sehat dan membiarkan anak menentukan pilihannya sendiri.
Keterlibatan anak dalam proses perencanaan dan penyediaan makanan juga menjadi faktor penting. Anak-anak yang diajak membuat daftar belanja, berbelanja bersama, atau membantu menyiapkan makanan cenderung lebih tertarik untuk mencoba makanan sehat yang mereka bantu pilih dan buat.
Di sisi lain, para orang tua diingatkan untuk menjadi teladan dalam menerapkan pola makan sehat. Anak-anak biasanya meniru kebiasaan makan yang mereka lihat setiap hari. Oleh karena itu, orang tua dianjurkan untuk rutin mengonsumsi buah dan sayuran, memilih camilan sehat, mengontrol porsi makan, serta menunjukkan sikap positif terhadap makanan dan kesehatan tubuh.
Meski demikian, makanan favorit anak seperti keripik, es krim, dan permen tidak perlu dilarang sepenuhnya. Makanan tersebut tetap dapat diberikan sesekali sebagai bentuk penghargaan atau camilan khusus agar anak tidak merasa dibatasi secara berlebihan.
Dilansir dari laman WebMd, dengan menerapkan berbagai langkah tersebut secara konsisten, orang tua dapat membantu membentuk kebiasaan makan sehat pada anak sejak dini, sehingga mendukung pertumbuhan dan kesehatan mereka dalam jangka panjang.






