PESSEL, KLIKPOSITIF– Bupati Pessel (Pesisir Selatan), Rusma Yul Anwar kunjungi keluarga korban kebakaran di Kampung Jinang Pansur, Koto XI Tarusan.
Bupati mengunjungi keluarga korban kebakaran, sekaligus menyerahkan bantuan dari Pemkab dan Baznas, Kamis 28 Juli 2022.
Bupati menyebut, turut berduka cita atas musibah yang telah menimpa dan memberikan dukungan agar korban bisa bersabar.
“Saya menyampaikan turut prihatin atas musibah ini, dan keluarga korban saya harap untuk tetap bersabar,” ungkap Bupati Pessel saat menyerahkan bantuan.
Hadir dalam penyerahan bantuan, Kepala Dinas Sosial, Wendra Rovicto, Ketua Baznas Pessel, Leon.
Bupati berharap bantuan Pemkab Pessel dan Baznas ini bisa membantu dan meringankan duka korban.
“Walau tidak besar, mudah-mudahan dapat meringankan sedikit beban kita hendaknya,” harap Bupati.
Selain ucapan duka, Bupati Pessel juga menyampaikan minta maaf karena baru bisa mengunjungi keluarga.
Sementara, Kepala Dinas Sosial Wendra Rovikno menyampaikan, bantuan yang mereka serahkan berupa paket sembako.
Selain sembako, mereka juga menyediakan bekal selimut dan perlengkapan kebutuhan sehari-hari lain untuk korban.
Sedangkan, dari Baznas bantuan bedah rumah tidak layak huni sebesar Rp 20 juta.
“Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan dapat meringankan beban para korban kebakaran,” tutup Wendra
Kebakaran di Kampung Jinang Pansur, 1 Korban Meninggal Dunia
Sebelumnya, kebakaran melanda rumah warga di Kampung Jinang Pansur, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pessel, Minggu 24 Juli 2022.
Selain kerugian materil, seorang korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Korban bernama Rusdi Muluk (80). Ia saat kebakaran, terjebak bersama kursi rodanya di dalam rumah.
Ia dinyatakan meninggal, setelah ditemukan tertimpa puing-puing atap rumahnya.
Kejadian itu sekitar pukul 22.26 WIB, dan api baru dapat terpadamkan, sekitar pukul 01.15 WIB, dengan total kerugian korban ditaksir mencapai Rp 700 juta.
Dalam peristiwa itu, cucu korban merupakan orang pertama kali yang mengetahui peristiwa kebakaran tersebut.
Waktu itu, cucu korban melihat percikan api yang sudah membesar dari atap rumahnya.
Saat melihat ke atap rumah, cucu korban berupaya menyelamatkan diri dan membawa korban.
Namun, saat selang kebakaran terjadi, cucu korban berhasil lari keluar rumah, sedangkan korban terjebak bersama kursi rodanya.
Usai kebakaran, ternyata korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.







