Solok, Klikpositif – Kebakaran menghanguskan 5 petak kios di Pasar Sumani. Peristiwa pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB membuat pedagang yang menempati lokasi kehilangan tempat berjualan.
Kebakaran sempat membuat panik warga sekitar. Api yang seketika membesar dengan cepat menghanguskan bangunan kios. 7 unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api. Beruntung kebakaran tidak merambat ke bangunan lain.
Petugas gabungan langsung melakukan lokalisir api agar tak menjalar ke bangunan lain. Api bisa dikendalikan setengah jam kemudian. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun pedagang mengalami kerugian.
Merespon kejadian itu, Bupati Solok, Jon Firman Pandu meninjau langsung lokasi kebakaran pada Rabu (28/10/2026). Peninjauan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Solok terhadap masyarakat, khususnya para pedagang yang terdampak musibah kebakaran.
Saat meninjau lokasi kejadian, Bupati Solok menyampaikan rasa prihatin kepada para pedagang yang terdampak. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan hadir untuk mencarikan solusi agar para pedagang dapat kembali menjalankan aktivitas usahanya.
“Kepada para pedagang, kami sampaikan rasa prihatin atas kejadian ini. Mohon bersabar dahulu, nanti kita sama-sama carikan solusinya,” ujar Jon Firman Pandu.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa lokasi yang terdampak kebakaran merupakan aset milik pemerintah. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Solok akan mengambil langkah untuk menata kembali aset yang mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut.
“Lokasi ini merupakan aset milik pemerintah. Tentu pemerintah akan bergerak untuk menata kembali aset yang telah rusak,” ungkapnya.
Bupati berharap penanganan pascakebakaran dapat dilakukan dengan baik melalui koordinasi bersama pihak terkait. Pemerintah daerah juga akan mengupayakan langkah-langkah penyelesaian dengan mempertimbangkan kondisi para pedagang yang terdampak serta penataan kembali kawasan pasar.














