Selasa, 01 Sep 2026 - 01:19 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Bersama Menteri PU Tinjau Rencana Perbaikan Jalan Air Dingin, Andre Rosiade: Kita Sepakat Bikin Jalan Baru

Riki Suardi
Senin, 5 Mei 2025 | 08:51 WIB
Bersama Menteri PU Tinjau Rencana Perbaikan Jalan Air Dingin, Andre Rosiade: Kita Sepakat Bikin Jalan Baru
Share on FacebookShare on Twitter

SOLOK, KLIKPOSITIF – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) meninjau rencana perbaikan Jalan Air Dingin, Kabupaten Solok, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (3/5/2025). Dari peninjauan itu disepakati akan dibuat jalan baru untuk menghindari jalan tersebut kembali rusak akibat aktivitas tambang yang tak jauh dari lokasi.

“Berarti kita sepakat membikin jalan baru. Pak Gubernur, pak Bupati tanggung jawab pembebasan lahan dibuka trasenya,” kata Andre Rosiade, Sabtu (3/5/2025).

Turut hadir sejumlah pejabat antara lain Gubernur Sumbar Mahyeldi, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, Bupati Solok Jon Firman Pandu, dan Anggota Komisi V DPR RI asal Sumbar Zigo Rolanda.

Andre menyebutkan, meski akan dibukan jalan baru, tapi jalan lama tetap akan diperbaiki. Baik jembatan dan jalannya. “Kita sudah sepakat membikin jalan baru. Pak Gubernur dan Pak Bupati kita minta untuk menuntaskan pembebasan lahannya dalam empat bulan ini. Akhir tahun insya Allah kita sudah bisa bangun jalan baru dengan anggaran Rp266 miliar dari pusat,” kata Andre Rosiade.

Andre Rosiade juga meminta agar pemerintah daerah mengawasi betul aktivitas tambang di sekitar lokasi agar tidak merusak lebih luas lagi terhadap kondisi jalan yang ada di sekitar. Ia juga mendorong agar pembebasan lahan segera diselesaikan oleh Pemkab Solok. Kalau tidak, perbaikan jalan tidak akan terwujud.

“Saya minta Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatasi kerusakan karena tambang di sana. Tambang ini tolong diawasi. Kalau tidak, komitmen kita bangun bangun jalan hampir Rp300 miliar akan percuma. Kalau tidak kita jaga akan hancur lagi. Prosesnya sudah lelang, kontrak rencana Mei 2025. Tolong pak Bupati koordinasi dengan pak Thabrani (Kepala BPJN Sumbar) soal kebutuhan tanah,” kata Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR ini.

Andre menegaskan, keberadaan Jalan Air Dingin ini sangat penting dan vital. Karena tidak saja menghubungkan akses satu daerah ke daerah lain di Sumbar, tapi juga beberapa daerah di Provinsi Jambi.

Baca Juga

PLN UP3 Payakumbuh dan Pemkab Kampar Perkuat Tata Kelola PBJT Tenaga Listrik

Senin, 31 Agu 2026 | 23:54 WIB

PLN Hadirkan Listrik Gratis melalui Program Light Up The Dream (LUTD), Perluas Akses Energi untuk Masyarakat

Senin, 31 Agu 2026 | 23:12 WIB

“Jalan ini penting bagi kami di Sumbar. Orang Sungai Penuh, Jambi berobat ke RSUP M Djamil Padang lewatnya di sini. Kalau ini tidak beres, nanti kami yang dibilang omon-omon,” ungkap Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar.

Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda juga mendorong agar tidak ada lagi bangunan yang berdiri di sekitar areal jalan yang akan diperbaiki. Ia meminta komitmen dari pemerintah daerah, terutama pihak kecamatan dan nagari. Karena sebelumnya sudah disepakati tidak ada lagi pembangunan di lokasi ini.

“Kami ingatkan pada bapak wali nagari, bapak camat, jangan karena ada info jalan trase dipindahkan ada lagi bikin rumah, atau pondok-pondok. Sebelumnya pak wali katanya komit, tapi kenyataannya ada juga rumah yang berdiri. Jadi ini kami minta kita semua komit,” ujar politisi Golkar ini.

Ia meminta komitmen semua pihak untuk menyukseskan pembangunan jalan ini. Karena tiga kabupaten dua provinsi bergantung pada jalan ini, yakni Kabupaten Solok, Solok Selatan dan Sungai Penuh Jambi. Dia meminta Bupati, Camat sampai Wali Nagari agar komitmen dalam menjalankan pembebasan lahan untuk lokasi jalan baru.

“Jika bapak ibuk tidak mau memberikan trase baru, mau tak mau tambang harus kita tutup. Kan gak mungkin bapak ibuk hanya menikmati beberapa orang saja, sementara ada 3 kabupaten melintasi ini yang bisa dikatakan terdampak negatif gara-gara aktivitas (tambang,red) ini. Sekarang sudah ada solusi, 15 hari ke depan sudah harus ada hitam di atas putih,” kata Zigo.

“Jadi kami perlu komitmen dari seluruh masyarakat untuk tidak membangun dulu di lokasi jalan yang akan dibangun,” tegas Zigo.

Bupati Solok Jon Firman Pandu menyatakan akan mendukung penuh rencana pembuatan jalan baru untuk mengatasi kerusakan jalan Aia Dingin ini. Jon juga memastikan akan menyelesaikan kebutuhan lahan untuk pembangunan trase baru tersebut.

“Siap pak Andre, siap pak Menteri. Lahan sudah kita siapkan dengan pak camat dan tokoh-tokoh masyarakat. Kita berharap ada dampak positif terhadap ekonomi masyarakat. Kita siapkan jalan baru sambil jalan, nanti akan kita swakelola kan,” tuturnya.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar Thabrani, menegaskan aktivitas tambang di lokasi ini sudah pernah ditertibkan oleh Pemprov Sumbar dan Pemkab Solok pada 2023 lalu. Dari aktivitas ilegal itu, sepanjang lebih kurang 18 kilometer jalan mengalami kerusakan. Di mana sebanyak 21 titik mengalami longsor.

Saat ini katanya, telah diusulkan untuk penanganan kerusakan Jalan Air Dingin. Tahun ini dilakukan penanganan dua jembatan dan tiga titik longsor. “Untuk tahun ini penanganan regular ada dua jembatan, satu jembatan sedang proses lelang, serta penanganan tiga titik longsor,” ujarnya.

Ia mendorong agar persoalan lahan untuk kebutuhan penanganan kerusakan Jalan Aia Dingin ini dituntaskan. “Terkait lahan memang masih ada permasalahan karena ini rata-rata jalan provinsi. Kalau memang jadi kita jalankan memang ada beberapa spot yang perlu kita lebarkan,” tuturnya. (*)

Berita Lainnya

PLN UP3 Payakumbuh dan Pemkab Kampar Perkuat Tata Kelola PBJT Tenaga Listrik

Senin, 31 Agu 2026 | 23:54 WIB

PLN Hadirkan Listrik Gratis melalui Program Light Up The Dream (LUTD), Perluas Akses Energi untuk Masyarakat

Senin, 31 Agu 2026 | 23:12 WIB

Dua Rumah di Piai Tanah Sirah Padang Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Senin, 31 Agu 2026 | 22:17 WIB

Dulu Jualan dari Pintu ke Pintu, Kini Rendang Mizaki Langganan Tetap Masuk Ke Pintu Mancanegara Melalui Digital

Senin, 31 Agu 2026 | 21:21 WIB
Selanjutnya

Bertolak ke Tanah Suci, 8 Petugas Siap Mendampingi Kloter 2

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara