PADANG, KLIKPOSITIF — Sebanyak 2.190 siswa tingkat SD/MI dan SMP/MTs negeri maupun swasta di Kota Padang menerima bantuan beasiswa dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Padang. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah sekaligus upaya meringankan beban ekonomi orang tua.
Program penyaluran beasiswa tersebut secara resmi diluncurkan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di Kantor BAZNAS Kota Padang, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Selasa (3/11/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Sumatera Barat Busral, Ketua BAZNAS Kota Padang Yuspardi, jajaran pengurus BAZNAS, unsur Forkopimda, pimpinan BUMN/BUMD, serta para penerima beasiswa bersama orang tua atau wali murid.
Dalam kesempatan tersebut, Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Padang yang terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya melalui program bantuan pendidikan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Menurutnya, program beasiswa ini memiliki arti penting karena pendidikan merupakan salah satu fondasi utama dalam mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas. Keterbatasan ekonomi keluarga diharapkan tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan meraih cita-cita.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima, baik untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah maupun menunjang keperluan pendidikan lainnya.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kota Padang atas program yang telah dilaksanakan. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut,” ujar Maigus.
Ia menegaskan, upaya meningkatkan kualitas pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Diperlukan keterlibatan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga pengelola zakat, dunia usaha, serta berbagai pihak lainnya.
Kolaborasi tersebut dinilai penting agar semakin banyak anak-anak yang memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tanpa harus terbebani persoalan ekonomi keluarga.
Maigus juga menyebutkan bahwa program beasiswa BAZNAS Kota Padang sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Padang Juara yang digagas Pemerintah Kota Padang. Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS, dukungan terhadap peningkatan akses pendidikan diharapkan semakin luas dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Mudah-mudahan melalui program ini, anak-anak kita dapat terus belajar, berkembang, dan menjadi generasi yang kuat serta sukses di masa mendatang,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Padang, Yuspardi, menjelaskan bahwa pada program penyaluran beasiswa kali ini terdapat 2.190 siswa yang ditetapkan sebagai penerima manfaat. Jumlah tersebut terdiri atas 1.662 siswa tingkat SD/MI dan 528 siswa tingkat SMP/MTs, baik dari sekolah negeri maupun swasta.
Setiap penerima mendapatkan bantuan berupa satu tas sekolah, perlengkapan alat tulis, serta bantuan uang tunai. Untuk siswa tingkat SD/MI, bantuan uang tunai yang diberikan sebesar Rp500.000 per orang, sedangkan siswa tingkat SMP/MTs memperoleh Rp700.000 per orang.
Secara keseluruhan, program beasiswa pendidikan tersebut mengalokasikan anggaran sebesar Rp1.419.600.000 atau sekitar Rp1,4 miliar.
Yuspardi menjelaskan, penetapan penerima beasiswa dilakukan melalui proses seleksi dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi keluarga. Sasaran utamanya adalah siswa yang berasal dari keluarga berpenghasilan rendah berdasarkan data masyarakat berpenghasilan rendah.
Dengan mekanisme tersebut, BAZNAS Kota Padang berupaya memastikan bantuan zakat dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada anak-anak yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan.
Ia juga berpesan kepada seluruh penerima beasiswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan. Bantuan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi para siswa untuk semakin giat belajar, meningkatkan prestasi, dan membangun masa depan yang lebih baik.
“Kami berpesan kepada seluruh penerima agar memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya, belajar dengan tekun, terus berprestasi, serta tidak lupa mendoakan para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS,” kata Yuspardi.
Selain meluncurkan program beasiswa pendidikan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan ekonomi produktif kepada lima pelaku usaha binaan BAZNAS Kota Padang.
Bantuan yang disalurkan berupa masing-masing satu unit mesin jahit untuk mendukung pengembangan usaha para penerima manfaat. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat kemandirian ekonomi, serta membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha.
Penyaluran bantuan pendidikan dan ekonomi produktif tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan dana zakat tidak hanya diarahkan untuk membantu kebutuhan masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemandirian ekonomi.
Melalui program ini, BAZNAS Kota Padang diharapkan terus memperkuat perannya dalam mengelola dan menyalurkan zakat secara produktif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, baik melalui sektor pendidikan maupun pemberdayaan ekonomi.














