Rabu, 09 Sep 2026 - 16:41 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Akankah Idul Fitri Tahun Ini Serentak Atau Berbeda? Simak Pandangan Pakar Falak Ini

Eko Fajri
Sabtu, 30 Apr 2022 | 20:30 WIB
Ilustrasi Salat idul adha di Lapangan

Ilustrasi Salat idul adha di Lapangan

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Kementerian Agama RI secara resmi menggunakan kriteria imkan rukyat yang baru (3, 6.4) dalam menentukan awal Ramadan 1443 Hijriah dan juga 1 Syawal nanti.

Menanggapi hal tersebut, Pakar Falak Muhammadiyah Susiknan Azhari mengatakan bahwa kriteria baru ini akan menimbulkan sejumlah persoalan.

Baca Juga

Permudahkan Masyarakat Urus Adminduk, Pemkab Solok Jalin Kerjasama dengan Kemenag dan Pengadilan Agama

Selasa, 28 Jul 2026 | 15:54 WIB

Pemuda Muhammadiyah Kota Solok Dilantik, Perkuat Dakwah Persyarikatan

Sabtu, 6 Jun 2026 | 22:56 WIB

“Salah satunya memperpanjang daftar perbedaan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah di Indonesia,” katanya.

โ€œPara pengkaji menganggap kehadiran kriteria baru akan memperpanjang daftar perbedaan dalam awal bulan,โ€ terang Susiknan melansir Muhammadiyah.or.id.

31 kali perbedaan

Susiknan mengutip hasil penelitian dari Muslih Husein yang menunjukkan jika menggunakan kriteria baru dari MABIMS ini, maka sejak tahun 1443/2022 sampai 1485/2065 akan terjadi 31 kali perbedaan.

Dengan rincian: 6 kali awal Ramadan, 11 kali awal Syawal, dan 14 kali awal Zulhijah.

Realitas ini semakin memprihatinkan sebab upaya penyatuan kalender Islam akan semakin berliku dan semakin sulit direalisasikan.

Dalam kalender yang beredar antara anggota MABIMS seperti Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam, awal Syawal 1443 H jatuh pada hari Selasa, 3 Mei 2022.

Sementara Indonesia, semua kalender seperti kalender Muhammadiyah, Almanak PB NU, Almanak Islam Persis, dan Taqwim Standar Indonesia menetapkan awal Syawal 1443 H jatuh pada Senin, 2 Mei 2022.

โ€œBerdasarkan hal tersebut dan hasil Temu Kerja Yogyakarta 1441/2020 secara teoritis lebaran secara serentak (Senin, 2 Mei 2022).

Namun dengan adanya kriteria baru harus ada kajian ulang posisi ketinggian hilal dan elongasi serta hasil rukyat di lapangan.

Pendapat sebagian ahli, tentang awal Syawal

Guru Besar Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga ini menilai sebagian besar ahli berpendapat bahwa ijtimak (konjungsi) terjiad pada Ahad, 1 Mei 2022 pukul 03:31:02 WIB.

Ketinggian hilal dan elongasi di seluruh wilayah Indonesia membelah menjadi dua.

Sebagian sudah memenuhi kriteria baru (3, 6.4), sebagian lagi belum terpenuhi.

Namun jika berpedoman pada wilayatul hukmi, secara teoritis awal Syawal 1443 H harusnya jatuh pada Senin, 2 Mei 2022 M.

Pandangan Minoritas

Sementara itu, pandangan minoritas menyatakan bahwa ketinggian hilal hari Ahad, 1 Mei 2022 sudah memenuhi kriteria sedangkan elongasi belum memenuhi.

Sehingga awal Syawal 1443 H untuk sebagian kecil wilayah jatuh pada Selasa, 3 Mei 2022 M.

โ€œPerbedaan kesimpulan tentang posisi hilal tersebut dikarenakan perbedaan acuan dalam proses perhitungan,”.

“Salah satu pihak menggunakan geosentrik dan pihak lainnya menggunakan toposentrik,โ€ terang Susiknan.

Rukyah

Lalu bagaimana dengan rukyat? Menurut pengalaman sejauh ini, jika hasil hisab memenuhi kriteria yang dipedomani, maka ada laporan keberhasilan melihat hilal.

Sebaliknya jika hasil hisab menunjukkan belum memenuhi kriteria, maka tidak akan ada laporan keberhasilan melihat hilal alias bulan yang sedang berjalan akan digenapkan menjadi 30 hari.

Susiknan menegaskan, jika Menteri Agama RI mempertimbangkan kemaslahatan dalam negeri maka lebaran akan secara serempak yaitu pada hari Senin, 2 Mei 2022.

Hal ini tidak menyalahi kesepakatan MABIMS karena belum adanya garis panduan yang bersama.

Namun jika Menteri Agama RI lebih mengutamakan kemaslahatan MABIMS maka perbedaan awal Syawal 1443 H dalam negeri tidak dapat dihindari.

Karena Idul Fitri akan dilaksanakan pada Selasa, 3 Mei 2022.

Tags: HilalIdul FitriIslamkelenderkelender hijriahKemenagLebaranMABIMSMuhammadiyahMuslimNasional

Berita Lainnya

Permudahkan Masyarakat Urus Adminduk, Pemkab Solok Jalin Kerjasama dengan Kemenag dan Pengadilan Agama

Selasa, 28 Jul 2026 | 15:54 WIB

Pemuda Muhammadiyah Kota Solok Dilantik, Perkuat Dakwah Persyarikatan

Sabtu, 6 Jun 2026 | 22:56 WIB

Program TJSL BRI: Bangun Fasilitas Berwudu dan MCK Masjid

Jumat, 5 Jun 2026 | 07:13 WIB

Silaturahmi Bersama Jajaran Kemenag, Bupati Solok Apresiasi Pembinaan Keagamaan

Jumat, 29 Mei 2026 | 21:19 WIB
Selanjutnya
Ketua DPP PAN, H. Epyardi Asda bersama keluarga dan pengurus Kota Solok saat berkunjung ke rumah keluarga almarhum Meldianto di Koto Panjang, Kota Solok.(Ist)

Kisahnya Bikin Haru, DPP PAN Bantu Keluarga Korban Penganiayaan yang Meninggal di Kota Solok

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • ๐ŸŒŽ KlikPositif
  • ๐ŸŒŽ KataSumbar
  • ๐ŸŒŽ Classy FM
  • ๐ŸŒŽ Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

ยฉ 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara