Selasa, 01 Sep 2026 - 00:03 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Kisahnya Bikin Haru, DPP PAN Bantu Keluarga Korban Penganiayaan yang Meninggal di Kota Solok

Syafriadi
Sabtu, 30 Apr 2022 | 21:01 WIB
Ketua DPP PAN, H. Epyardi Asda bersama keluarga dan pengurus Kota Solok saat berkunjung ke rumah keluarga almarhum Meldianto di Koto Panjang, Kota Solok.(Ist)

Ketua DPP PAN, H. Epyardi Asda bersama keluarga dan pengurus Kota Solok saat berkunjung ke rumah keluarga almarhum Meldianto di Koto Panjang, Kota Solok.(Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Solok Kota, Klikpositif – Kisah hidup Yeni Silvia yang harus ditinggal suami yang menjadi korban penganiayaan seakan menyayat hati. Suami tercintanya, Meldianto yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga harus pergi selamanya.

Yeni Silvia dengan tabah menerima kenyataan. Wanita berhijab itu tak membayangkan, harus membesarkan 6 orang anak, ditambah satu orang yang saat ini masih dalam kandungan, tanpa keberadaan suaminya. Kisah hidup Yeni Silvia seakan mengetuk hati siapa saja yang mendengarnya.

Terlebih, ketika dirinya harus melunasi hutang pengobatan suaminya yangl mencapai Rp53 juta di RSUP M. Djamil Padang. Beruntung, kisah itu mencuat setelah salah satu organisasi sosial Rufaidah Humanity Care (RHC) mengangkat kisahnya.

Meldianto sendiri dikenal sebagai sosok yang baik. Ia merupakan imam dan muadzin masjid Dinul Haq, Koto Panjang, Kota Solok. Tak jauh dari kediamannya. Sehari-hari, almarhum berjualan sayuran untuk menghidupi keluarganya.

Mendengar kisah itu, ketua DPP PAN, H. Epyardi Asda bersama bersama istri, Ny. Emiko dan anggota DPR-RI, Athari Gauthi Ardi datang langsung ke rumah almarhum di Kelurahan Koto Panjang, Sabtu (30/4/2022) sore.

Bupati Solok itu, juga didampingi pengurus DPC PAN Kota Solok, Angry Nursya, Rusdi Saleh, Efriyon Coneng serta mantan ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can.

Di kediaman sederhana tersebut, rombongan disambut istri dan ke enam anak almarhum. Anak sulung almarhum sekolah di SMA, sementara ada yang masih SD dan ada yang belum sekolah.

Baca Juga

Maulid Nabi, Bupati Solok Ajak ASN Teladani Rasulullah

Senin, 31 Agu 2026 | 18:19 WIB

Kerja Nyata JFP-Candra, Rp54,78 Miliar Anggaran Dialokasikan Untuk Pulihkan Sektor Pertanian

Jumat, 28 Agu 2026 | 23:15 WIB

Epyardi Asda tak bisa banyak berkata, seolah ia bisa merasakan duka yang dihadapi Yeni dan anaknya pasca kejadian pada Maret 2022 lalu. Motivasi dan dukungan diberikan agar keluarga tetap tabah dan ikhlas.

Dalam kesempatan itu, Epyardi dan keluarga memberikan bantuan untuk biaya hidup bagi istri dan anak almarhum sebesar Rp10 juta serta beras. Mantan anggota DPR-RI itu juga memerintahkan anggota DPRD Kota Solok dari partai PAN untuk mengawal dan membantu penuh keluarga tersebut.

“Mungkin bantuan ini tidak seberapa, kami harap bisa membantu. Saya minta anggota DPRD dari PAN dan pengurus follow up ke depannya. Kita siap membantu, dan kewajiban kita membantu. Perhatikan nasib anak-anak kita ini” sebut Epyardi dengan suara sayu.

Sementara itu, Wakil ketua DPRD Kota Solok, Efriyon Coneng mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah mendorong pemerintah daerah untuk membantu membayar hutang almarhum dengan dana pendamping.

“Alhamdulillah, itu sudah terealisasi. Kemudian soal kasus ini, kita sudah sampaikan ke Polres untuk minta segera ditindaklanjuti. Pelaku sudah masuk DPO kepolisian. Kemudian kita upayakan untuk mengawal pendidikan dari anak-anak ini ke depannya,” terang Efriyon Coneng.

Athari dan Kader PAN Bantu Biaya Sekolah dan Rumah Keluarga Almarhum

Anggota DPR-RI dari PAN, Athari Gauthi Ardi secara spontan memberikan bantuan biaya sekolah bagi anak sulung almarhum, Annisa yang saat ini tengah bersekolah di tingkat SLTA.

Selain peduli dengan nasib yang dialami keluarga itu, Athari merasa sangat senang lantaran anak sulung almarhum juga hafizh Al-Qur’an. Athari terkesan saat pertama bertemu dengan gadis yang juga atlet Kempo tersebut.

“InsyaAllah saya bantu Rp1 juta setiap bulannya. Nanti biar melalui pak Efriyon saja menyerahkannya. Semoga ini bisa membantu Annisa dalam sekolah, tetap semangat ya nak” kata Athari.

Selain bantuan dari Athari, anggota DPRD Kota Solok, Rusdi Saleh juga memberikan bantuan. Dirinya bakal membantu perbaikan rumah bagi keluarga almarhum agar lebih baik. Sementara waktu, pindah ke kontrakan.

“Nanti kita usahakan membuat mini market sehingga bisa menjadi usaha bagi Yeni dan keluarga agar bisa mandiri, kita siap bantu,” kata Rusdi Saleh diamini pengurus PAN lainnya.

Epyardi Minta Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan

Kakak istri korban, Afrizal menyampaikan ucapan terimakasih terhadap semua pihak yang peduli dengan kondisi keluarga adiknya.

Termasuk dukungan dari anggota DPRD, Pemko Solok juga membayarkan hutang pengobatan almarhum di RSUP M. Djamil Padang. Biaya tersebut dibayarkan dari dana pendamping pemerintah daerah.

Ia mengaku, sampai saat ini keluarga korban masih sangat trauma. Apalagi, pelaku masih belum tertangkap. Pihaknya hanya berharap hukum berjalan seadil-adilnya.

“Ya, istri almarhum dan anak-anak masih trauma dengan kejadian itu. Kami berharap hukum bisa berjalan dengan baik dan seadil-adilnya,” sebut Afrizal.

Menanggapi hal itu, Bupati Solok meminta pihak kepolisian untuk menangkap pelaku yang kini masih buron. Menurutnya, hukum harus ditegakkan bagi semuanya. Apalagi, pelaku masih bebas di luar.

“Kita minta pihak kepolisian untuk menangkap pelaku, agar kondisi mental keluarga almarhum dan masyarakat kondusif. Apalagi, anak-anaknya masih kecil,” sebut Epyardi.

Tags: Athari Gauthi ArdiBupati Solok Epyardi AsdaDPP PANKabupaten SolokKota Solok

Berita Lainnya

Maulid Nabi, Bupati Solok Ajak ASN Teladani Rasulullah

Senin, 31 Agu 2026 | 18:19 WIB

Kerja Nyata JFP-Candra, Rp54,78 Miliar Anggaran Dialokasikan Untuk Pulihkan Sektor Pertanian

Jumat, 28 Agu 2026 | 23:15 WIB

Dua Unit BTS Buka Akses Telekomunikasi Masyarakat Sariak Alahan Tigo Kabupaten Solok

Selasa, 25 Agu 2026 | 09:30 WIB

Gantikan Jefrizal, Masheri Yanda Boy Jabat Pj Sekda Kabupaten Solok

Senin, 24 Agu 2026 | 21:51 WIB
Selanjutnya

Libur Lebaran, Pasukan Oranye Tetap Semangat Lakukan Pembersihan

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara