Kota Solok, Klikpositif – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Bima Arya meninjau langsung dampak bencana banjir di Kota Solok, Senin (1/12/2025). Kedatangan Wamendagri untuk memastikan proses penanggulangan bencana berlangsung cepat dan tepat dalam membantu masyarakat.
Kedatangan Wamendagri Bima Arya diterima langsung Wako Ramadhani Kirana Putra bersama Wakil Wali Kota Solok, Suryadi Nurdal di Halaman Balai Kota Solok yang menjadi Posko Utama Penanggulangan Bencana.
Dalam kunjungan tersebut Wamen menanyakan langsung terkait dampak bencana dan progres penanggulangan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Solok. Kunjungan singkat tersebut menjadi energi baru bagi pemerintah daerah dalam percepatan penanggulangan dampak bencana.
Dalam paparannya, Wali Kota Solok menjelaskan, dampak musibah banjir cukup dirasakan oleh masyarakat. Lebih kurang 9.375 jiwa terdampak langsung bencana banjir di 9 kelurahan di 2 kecamatan. Banjir nerdampak pada rumah masyarakat, fasilitas umum hingga rumah ibadah.
“Sebanyak 16 sekolah terdampak langsung dan 32 sekolah terdampak tidak langsung. Kemudian di sektor peternakan dan pertanian, banjir menyebabkan rusaknya areal pertanian dan banyak ternak warga yang mati,” papar Wako Ramadhani.
Menurutnya, dalam masa tanggap darurat, Pemerintah Kota Solok bersama TNI-Polri serta stakeholder dan relawan langsung merespon dengan melakukan langkah penyelamatan warga. Masya di daerah terdampak parah dievakuasi ke titik pengungsian.
“Pemerintah Kota Solok juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bisa terpenuhi dengan baik. Kemudian juga pada tahap pasca bencana, seluruh elemen dilibatkan untuk percepatan pemilihan,” papar Dhani.
Sementara itu, Wamendagri Bima Arya menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang terjadi, serta mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota Solok bersama seluruh stakeholder Solok dalam melakukan penanganan darurat dan pemulihan pasca banjir.
“Pemerintah pusat berkomitmen memberikan dukungan yang optimal kepada Pemerintah Daerah agar proses pemulihan berjalan efektif dan menyeluruh. Prioritas saat ini adalah pemulihan pasca bencana, masyarakat terdampak harus mendapatkan dukungan penuh,” pesannya.







