Kota Solok, Klikpositif – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PerkimLH) Kota Solok terus menggencarkan program pembinaan sekolah adiwiyata. Program ini sekalipun menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini bagi kalangan pelajar.
Pembinaan sekolah adiwiyata dimulai sejak 14 Oktober 2025. Program pembinaan dilakukan oleh Bidang Penataan, Penaatan, dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan (P4L) Dinas PerkimLH dan akan berlangsung hingga pertengahan November mendatang.
Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Muda, Nelli Amrianis, menjelaskan, dari total 31 sekolah calon Adiwiyata, hingga 31 Oktober 2025 sebanyak 18 sekolah telah dibina. Pembinaan dilakukan tidak hanya melalui evaluasi administrasi, tetapi juga pengecekan langsung kondisi lingkungan di sekolah.
“Kami membantu sekolah memperbaiki folder bukti Adiwiyata sekaligus meninjau fisik lingkungan sekolah. Pembinaan juga diberikan kepada para guru, kader Adiwiyata, hingga siswa agar pemahaman lingkungan hidup tumbuh menyeluruh,” ujar Nelli.
Ia menambahkan, semangat dan partisipasi siswa menjadi hal yang membanggakan selama proses pembinaan berlangsung. Siswa bahkan sudah memahami cara memilah sampah, menghemat air dan listrik, serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah,” tambahnya.
Dalam penilaian Calon Sekolah Adiwiyata Kota, terdapat sejumlah aspek penting yang menjadi perhatian, seperti kebersihan sanitasi dan drainase, pengelolaan sampah, penghijauan, konservasi air dan energi, serta inovasi lingkungan.
Nelli mengharapkan, melalui program pembinaan calon sekolah adiwiyata, setiap sekolah dapat menjadi pelopor dalam gerakan peduli lingkungan di Kota Solok. Lingkungan sekolah yang nyaman akan mendukung efektivitas pembelajaran.
“Kami ingin sekolah-sekolah tidak hanya sekadar mengikuti program, tapi benar-benar menjadi pusat perubahan perilaku cinta lingkungan yang terintegrasi dalam pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, hingga kehidupan bermasyarakat,” tutupnya.







