Kota Solok, Klikpositif- Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra menyorot sikap pejabat Pemerintah Kota Solok pada momen pelantikan pejabat administrator dan pengawas, Jumat (24/10/2025) di Gedung Kubuang Tigo Baleh. Banyak yang seolah menganggap remeh ikrar sumpah yang dibacakan.
Sikap para pejabat ini membuat Wako Solok sedikit kecewa. Dengan nada suara agak meninggi, Wako mengingatkan para pejabat akan arti penting ikrar sumpah yang dibacakan, bukan sekedar prosesi namun ikrar atas komitmen diri terhadap amanah jabatan yang diemban.
“Dari sekian ratus yang dilantik, tadi saat mengikrarkan sumpah hanya seperti 10 orang saja. Baik yang mengucapkan atau tidak, semua sudah ikut bersaksi akan sumpah yang dibacakan,” ungkap Dhani.
Di hadapan 167 pejabat yang dilantik, Dhani kembali menekankan bahwa jabatan bukanlah hak tetapi merupakan amanah. Setiap amanah yang diemban, harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, daerah dan juga Allah SWT.
Terhadap para pejabat, Wako meminta agar tidak ada yang merasa dihakimi karena demosi, atau pula rasa jumawa karena promosi. Pada dasarnya, ulas Dhani, jabatan merupakan ujian atas amanah yang diberikan, tidak ada yang perlu disombongkan.
“Saya ingatkan, kita hadir di sini karena masyarakat, kami berdua di pilih oleh masyarakat. Bapak ibu kami percayakan untuk melayani masyarakat, bukan dilayani masyarakat. Untuk itu, mari luruskan niat,” Ajaknya.
Wako mengaku telah mengumpulkan banyak data terkait kinerja di OPD, masih banyak yang melakukan rutinitas biasa. Ke depan, katanya, semua harus bekerja maksimal. Kota dan masyarakat adalah tanggungjawab pemerintah daerah dan jajarannya.
“Jujur, kami tidak berharap apapun, kecuali kinerja terbaik. Saya tegaskan dari awal, tidak ada kompensasi atas jabatan yang diamanahkan. Kalau ada yang membayar, laporan ke penegak hukum. Kita tidak main-main dengan amanah ini,” tutupnya.
Wako mewanti-wanti bahwa akan ada evaluasi atas kinerja pejabat dan fungsional di lingkungan Pemko Solok. Jika memang ada pejabat yang dinilai tidak serius, akan dievaluasi berdasarkan hasil penilaian SKP.







