Minggu, 18 Okt 2026 - 05:31 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

51 Ribu Kunjungan ISPA di Padang Sejak Agustus, DPRD Desak Pemerintah Pusat Gerak Cepat Atasi Kabut Asap

Kiki Julnasri
Sabtu, 17 Okt 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi Kabut Asap

Ilustrasi Kabut Asap

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF- Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, mendesak pemerintah pusat segera mengambil langkah cepat untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap di Sumatera Barat (Sumbar). Dampaknya kian meluas, mulai dari sektor kesehatan hingga pendidikan.

Di Kota Padang, jumlah kunjungan pasien terkait infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) tercatat mencapai 51 ribu sejak 17 Agustus hingga Oktober 2026, berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat.

Baca Juga

Ilustrasi Kabut Asap

Kunjungan ISPA di Padang Tembus 51 Ribu di Tengah Kabut Asap sejak Agustus 2026

Jumat, 16 Okt 2026 | 11:44 WIB

Pessel Jadi Daerah Kelima di Sumbar yang Terapkan PJJ Imbas Kabut Asap

Jumat, 16 Okt 2026 | 08:14 WIB

Muharlion mengatakan, kabut asap yang semakin tebal tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga memaksa kegiatan belajar mengajar di sekolah dialihkan menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ).

โ€œKita minta pemerintah pusat segera bertindak tegas. Penanganannya harus lebih cepat, karena dampaknya sudah dirasakan masyarakat, termasuk di sektor pendidikan dan kesehatan,โ€ ungkap Muharlion kepada wartawan.

Menurutnya, persoalan kabut asap yang menyelimuti Sumbar juga berkaitan dengan kebakaran lahan di daerah tetangga. Karena itu, diperlukan koordinasi dan langkah konkret untuk menghentikan sumber asap agar dampaknya tidak terus meluas.

Ia menilai, upaya penanganan perlu segera dilakukan oleh pihak-pihak yang memiliki kewenangan, termasuk mempertimbangkan langkah untuk mengendalikan kondisi cuaca apabila memungkinkan.

โ€œKita juga mendorong bagaimana penanganan ini segera dilakukan. Apakah melalui rekayasa cuaca atau hujan buatan, tentu perlu dikaji oleh pihak yang berwenang. Kita di daerah tidak memiliki kewenangan untuk melakukan itu,โ€ terangnya.

Muharlion menegaskan, pemerintah pusat perlu mempercepat penanganan karhutla, termasuk di daerah tetangga seperti Jambi, yang turut menjadi perhatian dalam persoalan kabut asap tersebut.

Di tengah kondisi udara yang semakin buruk, ia juga mengimbau masyarakat Kota Padang mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama ketika kabut asap sedang tebal.

Ia secara khusus meminta orang tua membatasi aktivitas anak-anak di luar ruangan, meskipun kegiatan sekolah telah dialihkan ke sistem pembelajaran jarak jauh.

โ€œKalau keluar rumah, aktivitas di luar harus dikurangi karena beberapa hari ini kabut asap tebal sekali. Anak-anak yang sudah PJJ jangan malah bermain di luar rumah. Orang tua juga harus memperhatikan kondisi ini,โ€ujarnya.

Tags: Dprd PadangKabut Asap di PadangKunjungan ISPA di Padang Tembus 51 Ribu di Tengah Kabut Asap

Berita Lainnya

Ilustrasi Kabut Asap

Kunjungan ISPA di Padang Tembus 51 Ribu di Tengah Kabut Asap sejak Agustus 2026

Jumat, 16 Okt 2026 | 11:44 WIB

Pessel Jadi Daerah Kelima di Sumbar yang Terapkan PJJ Imbas Kabut Asap

Jumat, 16 Okt 2026 | 08:14 WIB
Kabut Asap di Kota Padang (dok. BPBD Padang)

PJJ Kembali Berlaku di Padang hingga 17 Oktober, Siswa Diminta Batasi Aktivitas di Luar Rumah

Rabu, 14 Okt 2026 | 10:40 WIB
Banjir di Kampung Bukit Kaciak, Nagari Amping Parak Timur, Kecamatan Sutera, masih merendam, Jumat (9/10/2026), malam.

Banjir Lumin Park Berulang, Ketua Komisi III DPRD Padang Soroti Pembangunan di Sempadan Sungai

Selasa, 13 Okt 2026 | 14:02 WIB
Selanjutnya
Kabut Asap di Kota Padang (dok. BPBD Padang)

Kabut Asap Selimuti Sumbar, BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Tinggalkan komentar
Sumatera Pulih

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • ๐ŸŒŽ KlikPositif
  • ๐ŸŒŽ KataSumbar
  • ๐ŸŒŽ Classy FM
  • ๐ŸŒŽ Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

ยฉ 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara