Sabtu, 26 Sep 2026 - 06:45 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Life Health

Yuk Kenali Jenis Kanker Kulit, dari yang Umum hingga Paling Mematikan

Fitria Marlina
Sabtu, 26 Sep 2026 | 06:22 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF — Kanker kulit merupakan salah satu jenis kanker yang perlu diwaspadai, terutama karena sebagian besar kasus bermula dari lapisan terluar kulit atau epidermis. Berdasarkan jenis sel yang menjadi asalnya, kanker kulit terbagi dalam beberapa tipe dengan karakteristik dan tingkat keganasan yang berbeda.

Dua jenis kanker kulit yang paling sering ditemukan adalah basal cell carcinoma (BCC) atau karsinoma sel basal dan squamous cell carcinoma (SCC) atau karsinoma sel skuamosa. Sementara itu, melanoma dan Merkel cell carcinoma jauh lebih jarang ditemukan, tetapi keduanya termasuk penyebab utama kematian akibat kanker kulit.

Baca Juga

Lemak Sehat Dikaitkan dengan Harapan Hidup Lebih Panjang pada Penyintas Kanker Prostat

Sabtu, 26 Sep 2026 | 05:48 WIB

Ternyata Konsumsi Pisang Bisa Redakan Depresi

Jumat, 25 Sep 2026 | 12:48 WIB
Karsinoma Sel Basal

Karsinoma sel basal (BCC) merupakan jenis kanker kulit yang paling umum, mencakup sekitar 80 persen kasus kanker kulit. Kanker ini bermula dari sel basal yang berada di bagian dalam epidermis. BCC umumnya tumbuh secara perlahan dan jarang menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Meski demikian, BCC yang tidak ditangani dapat berkembang ke jaringan di sekitarnya, tumbuh lebih dalam ke kulit, bahkan merusak tulang dan jaringan. Apabila sel kanker tidak sepenuhnya terangkat dalam proses pengobatan, BCC dapat kembali muncul di lokasi yang sama.

Orang yang pernah mengalami BCC juga memiliki kemungkinan lebih besar mengalami kemunculan kanker kulit jenis yang sama di bagian tubuh lainnya.

Karsinoma Sel Skuamosa

Jenis berikutnya adalah karsinoma sel skuamosa (SCC) yang menyumbang sekitar 20 persen kasus kanker kulit. SCC bermula dari sel skuamosa yang terdapat di bagian tengah hingga luar epidermis. Beberapa kasus SCC dapat berkembang dari keratosis aktinik, yaitu perubahan kulit prakanker yang ditandai dengan bercak kasar dan bersisik.

Keratosis aktinik umumnya berkaitan dengan paparan sinar matahari selama bertahun-tahun dan lebih sering ditemukan pada orang lanjut usia. SCC juga cenderung tumbuh secara perlahan. Namun, dibandingkan BCC, kanker ini memiliki kemungkinan lebih besar untuk tumbuh ke lapisan kulit yang lebih dalam dan menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Melanoma, Lebih Jarang tetapi Lebih Agresif

Melanoma hanya mencakup sekitar 1 persen dari seluruh kanker kulit, tetapi dikenal sebagai salah satu jenis yang paling berbahaya. Kanker ini berasal dari melanosit, yaitu sel yang menghasilkan pigmen kulit dan berada di lapisan bawah epidermis. Sel kanker melanoma dapat berkembang biak dan menyebar dengan cepat sehingga penyakit ini memiliki risiko kematian yang lebih tinggi dibandingkan sebagian besar jenis kanker kulit lainnya.

Merkel Cell Carcinoma

Jenis lainnya adalah Merkel cell carcinoma, kanker kulit yang sangat jarang ditemukan. Jenis kanker ini diperkirakan sekitar 40 kali lebih jarang dibandingkan melanoma. Merkel cell carcinoma berasal dari sel Merkel yang terdapat di lapisan sel basal kulit. Meski jarang, kanker ini cenderung tumbuh dan menyebar dengan cepat. Merkel cell carcinoma juga disebut sebagai penyebab kematian akibat kanker kulit terbanyak kedua setelah melanoma.

Waspadai Perubahan pada Kulit

Perbedaan utama berbagai jenis kanker kulit terletak pada jenis sel tempat kanker bermula, sekaligus karakteristik pertumbuhan dan kemampuannya menyebar. Karena beberapa jenis kanker kulit dapat berkembang secara perlahan tanpa gejala yang mencolok pada tahap awal, perubahan pada kulit sebaiknya tidak diabaikan. Lesi atau bercak kulit yang baru muncul, berubah bentuk atau ukuran, maupun tidak kunjung sembuh perlu diperiksakan kepada tenaga medis.

Deteksi dan penanganan sejak dini dapat menjadi bagian penting dalam mengendalikan kanker kulit, terutama pada jenis yang memiliki kecenderungan tumbuh dan menyebar lebih cepat.

Tags: HealthKanker Kulit

Berita Lainnya

Lemak Sehat Dikaitkan dengan Harapan Hidup Lebih Panjang pada Penyintas Kanker Prostat

Sabtu, 26 Sep 2026 | 05:48 WIB

Ternyata Konsumsi Pisang Bisa Redakan Depresi

Jumat, 25 Sep 2026 | 12:48 WIB

Ini Alasan Mengapa Anda Mengantuk Setelah Makan Siang

Jumat, 25 Sep 2026 | 12:14 WIB

Tips Membuat Jus Sayur yang Sehat dan Enak

Jumat, 25 Sep 2026 | 08:42 WIB
Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara