PADANG, KLIKPOSITIF — Suasana khidmat dan penuh kebanggaan menyelimuti Komplek Muslim Village Sang Surya Rimbo Tarok, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Minggu (7/6/2026). Puluhan orang tua, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta para santri berkumpul dalam kegiatan Khatam Alquran dan Wisuda Tartil ke-5 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA) Masjid Darul Muslimin Muhammadiyah yang secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.
Kegiatan yang mengusung tema “Melalui Khatam Alquran Kita Tingkatkan Ghirah dan Kecintaan pada Alquran” tersebut menjadi momentum penting bagi para santri yang telah menyelesaikan tahapan pembelajaran membaca Alquran. Sebanyak sembilan santri mengikuti prosesi khatam Alquran, sementara 16 santri lainnya mengikuti wisuda tartil.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Camat Kuranji Rozaldi Rosman, Kepala MDTA Darul Muslimin Muhammadiyah Fahrul Usmi, pengurus Masjid Darul Muslimin Muhammadiyah, tokoh masyarakat, serta para orang tua santri.
Dalam sambutannya, Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengelola dan tenaga pendidik MDTA Darul Muslimin Muhammadiyah yang dinilainya konsisten membina generasi muda melalui pendidikan Alquran. Menurutnya, keberhasilan melaksanakan khatam Alquran dan wisuda tartil secara rutin setiap tahun merupakan bukti nyata komitmen lembaga tersebut dalam membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
“Selamat kepada anak-anak yang hari ini mengikuti khatam Alquran dan wisuda tartil. Ini adalah awal untuk terus mempelajari, memahami, dan mengamalkan ajaran Alquran dalam kehidupan,” ujar Maigus Nasir.
Ia menegaskan bahwa prosesi khatam Alquran tidak boleh dimaknai sebagai akhir dari perjalanan belajar. Sebaliknya, momen tersebut harus menjadi langkah awal bagi para santri untuk semakin mendalami isi kandungan Alquran dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Maigus, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat. Karena itu, pendidikan keagamaan sejak dini menjadi benteng penting dalam membentuk karakter, moral, dan akhlak generasi penerus bangsa.
Ia juga mengaku terkesan dengan perkembangan MDTA Darul Muslimin Muhammadiyah yang sejak berdiri pada tahun 2021 terus menunjukkan kemajuan dan secara konsisten menyelenggarakan khatam Alquran serta wisuda tartil setiap tahunnya.
“Apresiasi bagi MDTA Darul Muslimin Muhammadiyah yang telah berhasil melahirkan santri-santri yang terus meningkatkan kemampuan membaca serta memahami Alquran,” katanya.
Keberhasilan tersebut, lanjut Maigus, menunjukkan adanya kesungguhan para pengelola, guru, dan dukungan orang tua dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendorong tumbuhnya kecintaan anak-anak terhadap Alquran.
Pada kesempatan itu, Maigus Nasir juga menyinggung komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat pendidikan keagamaan melalui Program Unggulan (Progul) Smart Surau. Program tersebut menjadi salah satu instrumen strategis Pemko Padang untuk menghidupkan kembali fungsi masjid dan musala sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan, serta pengembangan generasi muda.
Ia menjelaskan, aktivasi Program Smart Surau tidak hanya berfokus pada kegiatan ibadah, tetapi juga mencakup berbagai aktivitas pembinaan yang menyasar anak-anak dan remaja. Program tersebut meliputi kegiatan Subuh Mubarokah, Remaja Masjid Reborn, fasilitasi rumah tahfiz, hingga penyediaan ruang belajar digital dengan akses WiFi gratis di lingkungan masjid.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah semata. Diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari pengurus masjid, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga orang tua.
“Kolaborasi semua pihak menjadi kunci dalam menyukseskan program Smart Surau dalam rangka mencetak generasi yang kuat iman, unggul akhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.











