KLIKPOSITIF – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan pemerintah akan terus memperhatikan semua faktor yang bisa memberikan pengaruh terhadap APBN termasuk pada tahun 2022.
“Di tahun 2022 kita melihat yang paling penting adalah pemulihan ekonomi. Jadi kalau tadi ditanyakan mengenai bagaimana subsidi di tahun 2022, maka kita akan sangat memperhatikan bagaimana gerak ekonomi masyarakat, gerak pemulihan kita, harga komoditas akan kita juga perhatikan terus-menerus, dan kemudian pada saat yang bersamaan mencari upaya apa untuk memulihkan lebih cepat,” kata Wamenkeu pada program Squawk Box CNBC TV Indonesia, Rabu (12/01).
Wamenkeu menjelaskan bahwa anggaran pemulihan ekonomi 2022 tetap diprioritaskan pada tiga komponen besar, yaitu penanganan kesehatan, perlindungan sosial, dan pemulihan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya mendorong employment dan serapan tenaga kerja yang lebih banyak.
Sebab itu, belanja subsidi yang dilakukan pemerintah adalah upaya untuk menjaga agar harga bisa tetap diakses dan terjangkau oleh masyarakat, apalagi dalam situasi pemulihan seperti saat ini.
“Dalam jangka pendek kita melihat bahwa ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan menjaga pemulihan ekonomi dengan belanja negara kita, termasuk belanja subsidi dan belanja kompensasi. Namun dalam jangka menengah dan jangka panjang kita tentu tetap mencari bentuk-bentuk efisiensi bagaimana supaya perekonomian kita bisa bergerak jauh lebih cepat dan belanja negara seperti apa yang diperlukan,” terang Wamenkeu.





