Sabtu, 07 Nov 2026 - 12:28 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Wabah PMK Masih Berjangkit, Ini Kata Dinas Pertanian Agam

Hatta Rizal
Jumat, 10 Jan 2025 | 15:03 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

AGAM,KLIKPOSITIF – Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak, khususnya sapi, masih berjangkit di Kabupaten Agam.

Terhitung sejak Desember 2024 sampai awal Januari 2025, puluhan hewan ternak dilaporkan terserang PMK.

Sejak akhir November 2024, kasus PMK kembali ditemukan di Kabupaten Agam dengan jumlah ternak terjangkit mencapai 28 ekor sapi.

Baca Juga

Jembatan Bukik Batabuah Agam diperlebar menjadi 8 meter, yang mencakup lebar badan jalan enam meter dan bahu jalan di kiri-kanan masing-masing satu meter pascabencana (Dok.Tim Media Satgas PRR)

Jembatan Bukik Batabuah Agam Diperlebar Jadi 8 Meter

Rabu, 21 Okt 2026 | 15:32 WIB
Lima Jembatan di Agam Sedang Dibangun hingga akhir tahun 2026 ini (DOK. TIM MEDIA SATGAS PRR)

Lima Jembatan di Agam Sedang Dibangun, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Okt 2026 | 12:20 WIB

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Arief Restu menjelaskan, salah satu penyebab munculnya kembali kasus PMK adalah kelembaban udara tinggi yang memicu aktivitas virus dan bakteri.

β€œVirus dan bakteri yang sebelumnya dorman kembali aktif karena kelembaban udara yang meningkat,” ujarnya dikutip dari AMCNews, Jum’at 10 November 2025.

Arief menjelaskan, ada 4 penyebab utama penularan PMK, yang pertama kontak langsung dari hewan sakit ke hewan sehat.

Kemudian penularan dari manusia melalui virus yang ikut menempel pada atribut peternak, seperti baju, sepatu, alat kandang dan lain -lain.

Virus PMK juga bisa menyebar melalui produk hewan seperti pakan sisa. Dan yang terakhir, PMK dapat menyebar melalui udara.

Sementara itu, Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet Dinas Pertanian Kabupaten Agam, drh Sri Hilmayeni menambahkan, diperlukan biosekuriti dalam upaya pencegahan penyebaran PMK yang harus ditaati baik itu oleh petugas maupun peternak.

β€œTernak yang terjangkit PMK harus segera di isolasi atau dipindahkan jauh dari lokasi kandang ternak lainnya,” tutur Yeni.

Selanjutnya, peternak juga harus memastikan sanitasi lingkungan sekitar kandang terjaga kebersihannya dan melakukan desinfeksi atau penyemprotan menggunakan desinfektan terhadap barang yang dapat menjadi media penyebaran PMK.

β€œSaat ini, vaksin PMK tidak tersedia di unit-unit pelayanan Puskeswan, sehingga peternak harus bisa mencegah dan melakukan pengobatan secara mandiri dengan didampingi oleh petugas,” tambah Yeni.

Untuk hewan ternak yang telah terserang PMK, peternak harus menjaga ternak tersebut tetap bisa makan, agar kondisi tetap kuat. Salah satu caranya dengan melakukan semprotan halus (spraying) ke hidung dan mulut sapi dengan campuran 2 liter air hangat, 7 buah jeruk nipis dan 20 gram citrus powder ( bubuk sari jeruk). Lakukan spraying 5 kali sehari dengan interval yang sama. Dapat juga ditambahkan vitamin penurun stress (anti stress) dan penambah nafsu makan.

β€œTetap diberikan pakan yang cukup dan berkualitas agar kondisi ternak terjaga,” tambah Yeni.

Menurutnya, kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan. Dengan langkah proaktif dan kesadaran peternak, Yeni yakin akan mampu menekan angka penularan PMK di Kabupaten Agam.

(*)

Tags: AgamPemkab Agam

Berita Lainnya

Jembatan Bukik Batabuah Agam diperlebar menjadi 8 meter, yang mencakup lebar badan jalan enam meter dan bahu jalan di kiri-kanan masing-masing satu meter pascabencana (Dok.Tim Media Satgas PRR)

Jembatan Bukik Batabuah Agam Diperlebar Jadi 8 Meter

Rabu, 21 Okt 2026 | 15:32 WIB
Lima Jembatan di Agam Sedang Dibangun hingga akhir tahun 2026 ini (DOK. TIM MEDIA SATGAS PRR)

Lima Jembatan di Agam Sedang Dibangun, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Okt 2026 | 12:20 WIB
Pembangunan Jembatan Bukik Batabuah Agam sudah mencapai 55 Persen (Tim Media Satgas PRR)

Kucurkan Anggaran Rp 3,53 Miliar dari TKD Tambahan, Pembangunan Jembatan Bukik Batabuah Agam Capai 55 Persen

Jumat, 16 Okt 2026 | 20:50 WIB

Agam Percepat Pembangunan Huntap bagi Masyarakat Terdampak Bencana

Rabu, 14 Okt 2026 | 19:31 WIB
Selanjutnya
Oplus_131072

Pemprov Sumbar Bakal Upayakan Jembatan Kayu Aro Sutera Pessel Jadi Permanen

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Β© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara