KLIKPOSITIF – Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sumatera Barat melalui Fakultas Teknik dan Sains menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam bidang riset teknologi tepat guna untuk mendukung hilirisasi produk perikanan serta pengelolaan lingkungan.
Penandatanganan PKS ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi riset antara UNU Sumbar dan BRIN, khususnya dalam pengembangan teknologi yang aplikatif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dari BRIN, dihadiri oleh Dr. Taufik Hidayat, S.Pi., M.Si., Kepala Pusat Riset Teknologi Manufaktur Peralatan BRIN; Dr. Ario Betha Juanssilfero, Kepala Pusat Riset Teknologi Bersih dan Teknologi Lingkungan; serta Prof. Dr. Ir. Lamhot Parulian Manalu, M.Si., Ketua Kelompok Riset Penanganan Pascapanen.
Sementara itu, dari UNU Sumbar hadir Rektor, Prof. Dr. Yunia Wardi dan Wakil Rektor UNU Sumbar, Dekan Fakultas Teknik dan Sains, serta para dosen dari program studi di lingkungan Fakultas Teknik dan Sains, termasuk Program Studi Teknik Lingkungan.
Rektor UNU Sumbar, Prof. Dr. Yunia Wardi mengatakan, kerja sama ini diarahkan untuk menghasilkan kegiatan riset yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan pengetahuan, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi dan teknologi tepat guna yang dapat dihilirkan menjadi produk maupun solusi yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama pada sektor perikanan dan lingkungan.
“Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya UNU Sumbar mengintegrasikan kegiatan riset dengan program Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) melalui Pusat Riset. Salah satu program yang dikembangkan LPTNU adalah CONNECT LPTNU (Collaborative Network for Knowledge, Innovation and Transformation), sebuah jejaring kolaboratif yang mendorong penguatan pengetahuan, inovasi, dan transformasi di lingkungan perguruan tinggi NU,” katanya.
Pada tahun 2026, UNU Sumbar dipercaya menjadi salah satu pengelola program CONNECT LPTNU, yakni C-MARIS (Centre of Maritime Adaptation, Resilience, Innovation and Sustainability). Program ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat riset dan inovasi di bidang kemaritiman, termasuk adaptasi, ketahanan, inovasi, dan keberlanjutan.
Melalui sinergi UNU Sumbar, BRIN, dan LPTNU tersebut, kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya berbagai riset kolaboratif yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi NU dalam menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat dan pembangunan daerah.















