Rabu, 09 Sep 2026 - 16:56 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Tingkatkan Pertanian di Papua Barat, Pemerintah Latih Petani Milenial

Mentan menyampaikan bahwa pihaknya juga tengah melatih sekitar 800 petani milenial dari target 2.000 petani milenial di wilayah tersebut.

redaksi
Kamis, 7 Okt 2021 | 03:26 WIB
ilustrasi

ilustrasi (net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Papua Barat.

“Bapak Presiden meminta untuk kita secara bertahap melihat apa-apa yang bisa kita lakukan di sana (Papua Barat), lebih khusus untuk memanfaatkan lahan-lahan yang memang sangat realistis untuk kita lakukan penanaman,” ujar Mentan dilansir dari situs resmi Kamis,7 Oktober 2021.

Baca Juga

Kerja Nyata JFP-Candra, Rp54,78 Miliar Anggaran Dialokasikan Untuk Pulihkan Sektor Pertanian

Jumat, 28 Agu 2026 | 23:15 WIB

Perluas Pasar Komoditas Pertanian, Kabupaten Solok Jalin Kerjasama dengan Dua Daerah di Lampung

Kamis, 30 Jul 2026 | 22:19 WIB

Seperti diketahui di Papua Barat terdapat potensi 7 juta hektare lahan yang bisa ditanami komoditas tanaman pangan dan hortikultura, dan untuk komoditas jagung sendiri mencapai 11 ribu hektare. Namun pemanfaatan lahan tersebut belum maksimal, baru mencapai 33 persen. “Salah satu yang harus kita maksimalkan adalah jagung kita di tempat itu. Dan ini saya dikasih waktu satu bulan untuk melakukan itu,” ujar Mentan.

Untuk meningkatkan produktivitas pertanian di provinsi di ujung timur Indonesia ini, Mentan menyampaikan bahwa pihaknya juga tengah melatih sekitar 800 petani milenial dari target 2.000 petani milenial di wilayah tersebut. Nantinya para petani milenial ini juga akan dibekali dengan pendampingan terkait sejumlah hal yang dibutuhkan. “Ini terus berkejaran, tidak hanya pelatihan, sesudah dilatih dia punya program dan dia menggunakan KUR untuk kemudian kita lakukan asistensi sampai pada tahap-tahap yang dibutuhkan,” katanya.

Sebelumnya, arahan untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Papua Barat juga telah disampaikan Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke Sorong, Papua Barat, Senin (04/10/2021).

“Tadi saya sudah meminta kepada Menteri Pertanian, kepada Gubernur Papua Barat untuk meningkatkan lagi produktivitas pertanian yang ada di Kabupaten Sorong dan juga di seluruh kabupaten yang ada di Provinsi Papua Barat. Untuk meningkatkan kapasitas produksi, mengubah sistem tanam dari satu kali setahun menjadi dua kali setahun atau tiga kali setahun agar kebutuhan pangan di tanah Papua bisa disiapkan oleh Pulau Papua sendiri,” ujar Presiden.

Selain mendorong keterlibatan petani milenial, Presiden juga menyebut bahwa pemerintah akan mendukung pemanfaatan teknologi pertanian dan memberikan akses permodalan usaha serta irigasi untuk meningkatkan produktivitas para petani. “Saya tadi juga sudah melihat penggunaan teknologi pertanian. Kemudian juga akan diberikan akses untuk modal usaha, juga irigasi ini, irigasi cacingnya juga akan diperbaiki oleh Kementerian Pertanian, dan juga pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan teknologi pertanian,” ujarnya.

Upaya tersebut diharapkan Presiden dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Papua Barat. “Utamanya memang yang ditanam hari ini adalah semuanya jagung. Karena memang kebutuhan jagung kita, baik untuk pangan maupun untuk makanan ternak, memang masih memerlukan tambahan,” pungkasnya.

Tags: NasionalPemerintahPertanian

Berita Lainnya

Kerja Nyata JFP-Candra, Rp54,78 Miliar Anggaran Dialokasikan Untuk Pulihkan Sektor Pertanian

Jumat, 28 Agu 2026 | 23:15 WIB

Perluas Pasar Komoditas Pertanian, Kabupaten Solok Jalin Kerjasama dengan Dua Daerah di Lampung

Kamis, 30 Jul 2026 | 22:19 WIB

Genjot Produktivitas Padi, Sumbar Mulai Terapkan Pola Pertanian Modern PM-AAS di Kabupaten Solok

Sabtu, 25 Jul 2026 | 18:15 WIB

Petani Muda Alahan Panjang Andalkan KUR UMKM BRI

Minggu, 14 Jun 2026 | 19:33 WIB
Selanjutnya
Salah seorang peserta vaksinasi Covid-19 gratis di DPD Gerindra Sumbar mendapatkan suntikan vaksin Sinovac dari vaksinator.

Vaksinasi Covid-19 di DPD Gerindra Sumbar Dosis Kedua Tuntas Digelar, Andre Rosiade: Kita Berlanjut ke Kabupaten dan Kota

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara