Sabtu, 07 Nov 2026 - 14:23 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Ekonomi

Termasuk Medium Service, Ini Layanan yang Diberikan Sriwijaya Air

Tidak hanya itu, Sriwijaya Air juga melayani penerbangan bagi penumpang sakit yang tidak bisa duduk dengan syarat booking penerbangan 2 hari sebelum keberangkatan.

redaksi
Senin, 20 Mar 2017 | 15:00 WIB
District Manager Sriwijaya Air Padang Yudho

District Manager Sriwijaya Air Padang Yudho (KLIKPOSITIF/Yogi)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Sriwijaya Air merupakan salah satu maskapai penerbangan berjadwal yang pelayanannya termasuk kategori pelayanan menengah atau medium service.

Meski medium service, namun Sriwijaya Air dan anak perusahaannya, NAM Air, memiliki beberapa pesawat yang memiliki kelas bisnis. Sriwijaya Air juga menyediakan makanan dalam setiap penerbangannya.

District Manager Sriwijaya Air Padang Yudho mengatakan, selama ini konsumen sering mempertanyakan tarif penerbangan Sriwijaya Air yang dinilai mahal. Konsumen sering membandingkan dengan penerbangan jenis Low Cost Carrier (LCC) yang tarifnya lebih rendah.

“Ini yang barangkali belum diketahui banyak konsumen. Di Indonesia kan ada 3 jenis layanan penerbangan, ada yang Full Service misalnya Garuda, kemudian Medium Service yakni Sriwijaya Air dan NAM Air dan terakhir jenis LCC seperti Lion Air, Citilink, Air Asia. Nah karena kita termasuk medium service, tentu saja pelayanannya lebih dibanding LCC. Kelebihan ini tidak hanya dilihat dari layanan seperti snack dan bagasi, tapi secara keseluruhan mulai dari sebelum hingga setelah penerbangan,” jelasnya saat berkunjung ke kantor KLIKPOSITIF, Senin 20 Maret 2017.

Ia menjelaskan, pelayanan yang dimaksud seperti menghubungi penumpang yang belum check-in untuk memastikan agar tidak terjadinya loss informasi dan agar tahu kondisi serta keberadaan komsumen. Selain itu bagi konsumen yang terlambat dan melewati batas check- in, Sriwijaya Air juga masih bisa membantu memberi tambahan waktu sampai sebelum pesawat tutup pintu.

“Kemudian tiket bisa direfund kalau penerbangan mengalami delay setelah 2 jam. Kalau delaynya masih 1 jam tidak bisa direfund karena ini sesuai standar Kementerian Perhubungan. Untuk penerbangan malam dan delay sampai 3 jam, kalau tidak memungkinkan untuk terbang maka kita akan telfon hotel, cari bus, dan penumpang diinapkan,” tuturnya.

Baca Juga

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumatera Barat, Kukuh Sumardono Basuki

Realisasi Transfer ke Daerah di Sumbar Capai Rp17,1 Triliun

Rabu, 28 Okt 2026 | 07:28 WIB
Ilustrasi

Weltrade Review: Menilai Transparansi, Kondisi Trading, dan Keandalan

Jumat, 16 Okt 2026 | 16:28 WIB

Selanjutnya, kalau ada kasus ketinggalan bagasi maka pihak maskapai akan membantu mengantarkan langsung kepada konsumen. Tidak hanya itu, Sriwijaya Air juga melayani penerbangan bagi penumpang sakit yang tidak bisa duduk dengan syarat booking penerbangan 2 hari sebelum keberangkatan. Nanti disedikan ruang khusus yang terdapat tempat tidur, oksigen, tabung infus. Dalam satu penerbangan maksimum Sriwijaya Air bisa membawa 2 penumpang yang sakit.

“Hanya Sriwijaya Air yang memberikan pelayanan (bagi penumpang yang sakit) ini. Jadi, layanan yang kita berikan inilah yang membedakan dengan penerbangan LCC,” ujarnya. (*)

BACA: Sriwijaya Air Beri Diskon 10% untuk Guru Hingga Tahun Depan

Tags: Ekonomi

Berita Lainnya

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumatera Barat, Kukuh Sumardono Basuki

Realisasi Transfer ke Daerah di Sumbar Capai Rp17,1 Triliun

Rabu, 28 Okt 2026 | 07:28 WIB
Ilustrasi

Weltrade Review: Menilai Transparansi, Kondisi Trading, dan Keandalan

Jumat, 16 Okt 2026 | 16:28 WIB

BI Sumbar Hadirkan SCF 2026, Angkat Potensi UMKM dan Ekonomi Kreatif

Rabu, 26 Agu 2026 | 12:24 WIB

Ekonom Unand Sebut Tingkat Pengangguran Terbuka Tak Cukup untuk Menggambarkan Kondisi Pasar Kerja

Rabu, 19 Agu 2026 | 15:31 WIB
Selanjutnya
Masperi Melayani Pembeli

Usai Gantung Sepatu, Mantan Pemain Semen Padang Ini Jadi Pengusaha Ritel

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • ๐ŸŒŽ KlikPositif
  • ๐ŸŒŽ KataSumbar
  • ๐ŸŒŽ Classy FM
  • ๐ŸŒŽ Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

ยฉ 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara