Kamis, 05 Nov 2026 - 09:35 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Temui Menteri PKP, Fadly Amran Perjuangkan Anggaran Rp30 Miliar untuk PSU Huntap Korban Bencana Padang

Muhammad Haikal
Kamis, 5 Nov 2026 | 08:41 WIB
Share on FacebookShare on Twitter
promo hayati padang agustus

JAKARTA, KLIKPOSITIF — Penyelesaian pembangunan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) di kawasan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana hidrometeorologi November 2025 menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Padang. Untuk memastikan masyarakat terdampak dapat menempati hunian yang layak dan didukung infrastruktur memadai, Wali Kota Padang Fadly Amran menemui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Dalam audiensi tersebut, Fadly Amran secara khusus menyampaikan kebutuhan dukungan pemerintah pusat untuk menuntaskan pembangunan PSU di kawasan Huntap Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah. Berdasarkan perhitungan Pemerintah Kota Padang, penyelesaian infrastruktur pendukung di kawasan tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp25 miliar hingga Rp30 miliar pada 2027.

Menurut Fadly, pembangunan Huntap merupakan bagian penting dari upaya pemulihan kehidupan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana hidrometeorologi pada November 2025 lalu. Karena itu, penyediaan rumah bagi para korban harus berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur dasar yang menunjang aktivitas dan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Ia menjelaskan, Pemko Padang telah menyiapkan lahan sekitar 12 hektare untuk mendukung pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana. Lahan tersebut tersebar pada dua lokasi, yakni Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, dan Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.

Pembangunan hunian di kedua lokasi tersebut melibatkan sejumlah pihak dengan sumber pembiayaan dan dukungan yang berbeda, di antaranya Kementerian PKP, Yayasan Buddha Tzu Chi, serta Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

“Kami menyiapkan dua lokasi pembangunan Huntap untuk membangun rumah bagi korban bencana, yaitu di Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, dan Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah. Pembangunan dilakukan oleh Kementerian PKP, Buddha Tzu Chi, dan Kamar Dagang Indonesia (KADIN),” ujar Fadly.

Meski pembangunan rumah telah berjalan melalui kolaborasi berbagai pihak, Fadly menilai masih diperlukan perhatian terhadap kelengkapan infrastruktur kawasan. Menurutnya, keberadaan jalan lingkungan, saluran drainase, jaringan utilitas, serta fasilitas pendukung lainnya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan permukiman yang layak.

Baca Juga

Sah! Kota Padang Wakili Indonesia sebagai Nominator Anggota Unesco Creative Cities Network di Bidang Gastronomi

Rabu, 4 Nov 2026 | 17:45 WIB

Masjid Rahmah Salurkan Santunan untuk 24 Anak Yatim, Maigus Nasir Apresiasi Program Santunan Berbasis Masjid

Rabu, 4 Nov 2026 | 15:19 WIB

Ia berharap Kementerian PKP dapat memfasilitasi dukungan anggaran untuk melanjutkan pembangunan PSU, sehingga kawasan Huntap Balai Gadang dapat diselesaikan secara menyeluruh dan siap mendukung kehidupan masyarakat yang akan menempatinya.

“Kami berharap Bapak Menteri dapat memfasilitasi kelanjutan pembangunan infrastruktur tersebut. Sebab, penyelesaian Huntap tidak hanya soal pembangunan rumah, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat tinggal dengan layak dan memperoleh kesejahteraan setelah menempati hunian baru,” katanya.

Dalam pertemuan itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menyambut pembahasan mengenai kebutuhan pembangunan daerah tersebut. Ia menekankan pentingnya kemampuan pemerintah daerah dalam mengembangkan berbagai alternatif pembiayaan agar program pembangunan tidak hanya bergantung pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) maupun anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Maruarar mendorong kepala daerah untuk lebih proaktif menggali potensi kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk badan usaha milik negara (BUMN), sektor swasta, serta sumber pendanaan lain yang memungkinkan untuk mendukung percepatan pembangunan.

Menurutnya, pendekatan creative financing atau pembiayaan kreatif dapat menjadi salah satu solusi untuk mengoptimalkan pembangunan infrastruktur dan memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah.

“Kepala daerah harus mampu mencari berbagai peluang pembiayaan kreatif, termasuk melalui kolaborasi dengan BUMN, sektor swasta, dan sumber pendanaan lainnya. Dengan begitu, pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ungkap Maruarar.

Selain membahas pembangunan Huntap, audiensi tersebut juga menyinggung rencana penataan kawasan di sekitar PT Pelindo Regional 2 Teluk Bayur. Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya mendorong penataan kawasan permukiman dan infrastruktur perkotaan agar lebih tertata serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Tri Hadiyanto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Malvi Hendri, serta Kepala Dinas Pertanahan Raf Indria.

Melalui audiensi tersebut, Pemko Padang berharap terbangun sinergi yang lebih kuat dengan pemerintah pusat dan berbagai pemangku kepentingan dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Dengan dukungan pembangunan rumah dan infrastruktur kawasan yang memadai, Huntap diharapkan tidak sekadar menjadi tempat tinggal baru bagi para korban, tetapi juga menjadi awal bagi masyarakat untuk kembali membangun kehidupan yang aman, nyaman, dan lebih sejahtera.

Promo Menara Agung Padang
Tags: Diskominfo PadangPemko PadangWali Kota Padang Fadly Amran

Berita Lainnya

Sah! Kota Padang Wakili Indonesia sebagai Nominator Anggota Unesco Creative Cities Network di Bidang Gastronomi

Rabu, 4 Nov 2026 | 17:45 WIB

Masjid Rahmah Salurkan Santunan untuk 24 Anak Yatim, Maigus Nasir Apresiasi Program Santunan Berbasis Masjid

Rabu, 4 Nov 2026 | 15:19 WIB

Dikunjungi Tim Verifikator KI Sumbar, Maigus Dorong Padang Harus Jadi Rujukan Nasional Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 4 Nov 2026 | 15:15 WIB

15 Finalis Ikuti Asesmen UMKM Champion 2026, Pemko Padang Siapkan Pelaku Usaha Tembus Pasar Ekspor

Rabu, 4 Nov 2026 | 15:14 WIB
Selanjutnya

Mulyadi: Kasus Penyadapan Jangan Buat Rakyat Takut kepada Negara

Tinggalkan komentar
Promo Menara Agung Padang
news kabupaten solok
Iklan Pln Klikpositif
Pajero Sport Padang

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara