Sabtu, 07 Nov 2026 - 12:20 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Sumbar Butuh Pusat Rehabilitasi Korban Narkoba

Syafriadi
Senin, 16 Jan 2023 | 20:01 WIB
Kepala BNN Provinsi Sumbar, Brigjend Pol Sukria Gaos bersama kepala BNN Kabupaten Solok, AKBP Syaifuddin Anshori saat bersilaturahmi dengan awak media di Kabupaten Solok.(Klikpositif)

Kepala BNN Provinsi Sumbar, Brigjend Pol Sukria Gaos bersama kepala BNN Kabupaten Solok, AKBP Syaifuddin Anshori saat bersilaturahmi dengan awak media di Kabupaten Solok.(Klikpositif)

Share on FacebookShare on Twitter

Solok, Klikpositif – Kepala BNN Provinsi Sumatra Barat, Brigjen Pol Sukria Gaos meminta semua pihak untuk berperan aktif memerangi narkoba. Peran pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting untuk menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Selain peran aktif tersebut, Sukria Gaos menyebutkan, Sumatra Barat sejatinya sangat membutuhkan kehadiran sebuah pusat rehabilitasi khusus korban narkoba milik daerah. Dengan adanya pusat rehabilitasi milik daerah, bisa diakses secara gratis sehingga penanganan korban narkoba lebih efektif.

“Tentunya kita sangat membutuhkan dukungan pemerintah daerah, karena ini berkaitan dengan anggaran dan infrastruktur. Selama ini di BNN provinsi dan daerah, mayoritas baru rehab jalan, sehingga belum begitu maksimal hasilnya,” ungkap Brigjend Pol Sukria Gaos saat mengunjungi BNNK Solok, Selasa (16/1/2023).

Menurutnya, dengan berdirinya pusat rehabilitasi korban narkoba di Sumatra Barat, masyarakat korban penyalahgunaan narkoba bisa menjalani rehabilitasi secara gratis. Tidak hanya pada tingkatan kategori ringan, namun juga sedang dan berat.

“Kita sangat berharap ini bisa segera terwujud, sehingga berperan aktif dalam menyelamatkan anak bangsa dari jeratan kecanduan narkoba. Tentunya butuh dukungan serius dari pemerintah daerah,” tutupnya.

Dalam kunjungan itu, Kepala BNN Sumbar juga berpesan, agar BNN Kabupaten Solok terus bekerja dalam menangani persoalan narkoba. Walau dengan beragam keterbatasan, setidaknya, upaya dalam perang melawan narkoba tetap terus berjalan.

Baca Juga

Kepala BNNP Sumbar, Toton Rasyid, didampingi Waka BNNP Sumbar Kombes Pol. Fery Herlambang

Rehabilitasi Pecandu Narkotika di Sumbar Terbatas, BNNP Usulkan Pembangunan Balai Mandiri

Rabu, 28 Okt 2026 | 09:30 WIB
Kepala BNNP Sumbar, Toton Rasyid

Masuk Daerah Penanganan Perkara Tertinggi, BNNP Sumbar Pilih Pessel Jadi Sasaran Pemberdayaan Pemuda Cegah Narkoba

Selasa, 27 Okt 2026 | 19:50 WIB

“Hampir di semua daerah, narkoba menjadi persoalan yang sangat krusial. Dan jika hanya ditumpangkan ke BNN Kabupaten, maka akan sulit. Perlu dukungan masyarakat dan juga pemerintah daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Solok, AKBP Syaifuddin Anshori menyebutkan, khusus di wilayah Kabupaten Solok, pihaknya telah menginisiasi program Nagari Bersih Narkoba (Bersinar). Dari 74 Nagari, baru efektif di 7 Nagari.

“Kita tetap fokus untuk pencegahan dengan melibatkan partisipasi masyarakat dengan program nagari Bersinar. Tentu, kita tetap mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah dan semua pihak terkait,” tuturnya.

Selain program Nagari Bersinar, BNN Kabupaten Solok juga menyediakan layanan rehabilitasi bagi masyarakat korban narkoba. Setiap tahunnya, ditargetkan sebanyak 25 layanan secara cuma-cuma bagi korban dengan kategori ringan atau rehab jalan.

“Kalau rehab inap pada kategori sedang dan berat, memang butuh fasilitasi dari pemerintah daerah untuk pembiayaan. Ataupun, bisa melalui skema pembiayaan mandiri. Kita di BNNK Solok baru mampu menyediakan rehab jalan secara gratis,” tutupnya.

Tags: BNNBNNK SolokBnnp SumbarNarkobaPusat Rehabilitasi Korban Narkoba

Berita Lainnya

Kepala BNNP Sumbar, Toton Rasyid, didampingi Waka BNNP Sumbar Kombes Pol. Fery Herlambang

Rehabilitasi Pecandu Narkotika di Sumbar Terbatas, BNNP Usulkan Pembangunan Balai Mandiri

Rabu, 28 Okt 2026 | 09:30 WIB
Kepala BNNP Sumbar, Toton Rasyid

Masuk Daerah Penanganan Perkara Tertinggi, BNNP Sumbar Pilih Pessel Jadi Sasaran Pemberdayaan Pemuda Cegah Narkoba

Selasa, 27 Okt 2026 | 19:50 WIB
Kepala BNNP Sumbar, Toton Rasyid

BNNP Sumbar Petakan 206 Nagari Rawan Narkoba, Ini Langkah Pencegahannya

Selasa, 27 Okt 2026 | 19:09 WIB
Kepala BNNP Sumbar, Toton Rasyid, didampingi Waka BNNP Sumbar Kombes Pol. Fery Herlambang

BNNP Sumbar Oknum Dosen Jadi Perantara Peredaran 30 Kg Ganja dari Sumut di Padang Panjang

Kamis, 24 Sep 2026 | 14:35 WIB
Selanjutnya
Sub Koordinator Rehabilitasi, Irwan Suhandra saat melakukan screening terhadap klien di kantor BNNK Solok.(Ist)

Gratis, BNNK Solok Sediakan 25 Layanan Rehabilitasi bagi Korban Kecanduan Narkoba

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara