Selasa, 01 Sep 2026 - 00:10 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Ekonomi Bisnis

Soroti Tata Kelola Investasi, DPR Minta BPJS Ketenagakerjaan Cari Inovasi

pihaknya meminta BPJS Ketenagakerjaan untuk menyampaikan laporan kinerja dan laporan investasi secara periodik enam bulan sekali kepada Komisi IX DPR RI.

redaksi
Sabtu, 18 Sep 2021 | 17:43 WIB
.

. (Net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh mendesak BPJS Ketenagakerjaan untuk mencari inovasi dalam meningkatkan kinerja investasi pada instrumen investasi yang aman dan memberikan nilai imbal hasil yang lebih tinggi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Sehingga hasil investasi memberikan keuntungan sebesar-besarnya untuk kepentingan penyelenggara jaminan sosial,” kata Ninik, dalam keterangan persnya dilansir dari laman Parlementaria.

Selain itu, pihaknya meminta BPJS Ketenagakerjaan untuk menyampaikan laporan kinerja dan laporan investasi secara periodik enam bulan sekali kepada Komisi IX DPR RI.

Baca Juga

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram

BI Catat Transaksi dan Komitmen Usaha Capai Angka Rp 2,75 Miliar di SCF 2026

Senin, 31 Agu 2026 | 06:43 WIB

Sertifikasi Halal Jadi Modal Strategis UMKM Sumbar Perluas Pasar

Minggu, 30 Agu 2026 | 13:15 WIB

Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPR RI itu juga meminta BPJS Ketenagakerjaan untuk meningkatkan perluasan kepesertaan dan pelayanan kepada peserta sebagai implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2021 tentang Optimalisasi Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo mengungkapkan jumlah kepesertaan BPJS TK mengalami penurunan. Desember 2018, TK aktif sebanyak 30,46 juta, 2019 sebanyak 34,17 juta dan menurun tahun 2020 menjadi 29,98 juga turun lagi tahun 2021 ke 27,79 juta.

“Kami tidak pernah menduga Covid-19 yang wave kedua ini sehingga membuat prognosa kami bergeser dari angka semula target 33 juta ke 30 juta. Ini kami berupaya terbaik untuk mencapainya,” katanya.

Lebih lanjut, Anggoro menjelaskan, ada pertumbuhan peserta baru sebanyak 11,4 juta tahun ini. Namun, jumlah peserta yang keluar pun tidak kalah banyak. “Memang jumlah keluar sebagai kepesertaan cukup tinggi akibat peningkatan pengangguran dan juga berhenti bekerja. Sehingga jika dilihat dari Desember 29,98 juta, di Agustus 29,2 juta. Masih turun padahal angkanya peserta barunya tetap nambah. Jadi turunnya lebih banyak. Namun kami optimis angka yang mulai bergerak di akhir tahun kita bisa di angka 30 juta,” katanya.

Sementara terkait investasi, BPJS KT menargetkan hasil investasi mencapai Rp33,24 triliun tersebut lebih rendah dari target yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp37,40 triliun. Ia memaparkan, sampai dengan Agustus 2021, realisasi penerima investasi mencapai Rp 22,35 triliun atau membaik dari Juni 2021 sebesar Rp 16,77 triliun.

“Prognosa sampai akhir tahun dengan kondisi market saat ini dengan tingkat suku bunga (rendah), target hasil investasi akhir tahun sebesar Rp33,24 triliun akan lebih tinggi dari hasil investasi tahun 2020,” katanya. Selain itu, BPJS telah melakukan sejumlah langkah dalam menindaklanjuti rekomendasi BPK untuk melakukan cut loss atau take profit di sejumlah saham.

Tags: BisnisbpjsBpjs Ketenagakerjaanbpjs tenagakerjadprEkonomiinvetasiNasionalPhk

Berita Lainnya

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram

BI Catat Transaksi dan Komitmen Usaha Capai Angka Rp 2,75 Miliar di SCF 2026

Senin, 31 Agu 2026 | 06:43 WIB

Sertifikasi Halal Jadi Modal Strategis UMKM Sumbar Perluas Pasar

Minggu, 30 Agu 2026 | 13:15 WIB

BI Sumbar Hadirkan SCF 2026, Angkat Potensi UMKM dan Ekonomi Kreatif

Rabu, 26 Agu 2026 | 12:24 WIB

Pertumbuhan, Investasi, dan Kualitas Pekerjaan

Rabu, 19 Agu 2026 | 16:30 WIB
Selanjutnya

Terganjal Rekomendasi Camat, Proses Peralihan Status Mushola Jadi Masjid di Kampung Sei Sirah Surantih Pessel Terhenti

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara