Kota Solok, Klikpositif – Kota Solok mengambil langkah berani terkait pelaksanaan pembukaan pekan olahraga provinsi (Porprov) Sumatra Barat. Selaku tuan rumah pembukaan, Kota Solok menyampaikan permohonan pengunduran jadwal sebagai bentuk empati bersama atas duka bencana Galodo di Arosuka, Kabupaten Solok.
Pengunduran jadwal tersebut disampaikan Pemerintah Kota Solok ke Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui surat Wali Kota Solok Nomor :B/000/48/DISPORA-2026 Perihal Pembukaan PORPROV dan Penyelenggaraan Rang Solok Baralek Gadang.
Atas kesepakatan bersama Wali Kota bersama, Ketua KAN, Ketua LKAAM, dan Ketua Bundo Kanduang, Rang Solok Baralek Gadang 2026 yang semula dijadwalkan pada tanggal 3 Oktober diundur penyelenggaraannya menjadi 10–13 Oktober 2026.
Walau pun secara resmi belum ada tanggapan dari Gubernur, namun pelaksanaan Porprov tetap dilaksanakan sesuai jadwal yakni 2-14 Oktober 2026. Informasinya, acara pembukaan dipindah pelaksanaannya dari Kota Solok ke-Kantor Gubernur Sumatera Barat, secara otomatis Kota Solok dicoret dari tuan rumah pembukaan Porprov.
Kendati tak jadi tuan rumah pembukaan, pertandingan 5 cabang olah raga Porprov, yakni; Taekwondo, Hapkido, Aerosport, Angkat Berat dan Angkat Besi tetap dilaksanakan di Kota Solok, sebagaimana rencana awal dari 3-14 Oktober 2026.
Sejalan dengan itu, Pemerintah Kota Solok juga merecovery thema RSBG tahun ini yang semula “sawah dijago, budaya dipusako” dengan mengusung Festival 13 yang mengikut sertakan 13 nagari, menjadi dalam kemasan berbeda dan semangat lebih dalam dengan mengusung tema “RSBG—Bangkit Bersama dengan Arosuka.”
“Mari kita jadikan RSBG sebagai ruang untuk saling menguatkan, merawat persaudaraan, dan menunjukkan bahwa dunsanak kita di Arosuka tidak akan pernah berjalan sendiri menghadapi musibah,” ungkap Wali Kota Solok melalui Kadis Kominfo, Normal Gustim.
“Kepada seluruh masyarakat dan 13 nagari yang tergabung dalam Kubung 13, baik di Kota maupun Kabupaten Solok, mari kita sukseskan bersama RSBG 2026. Kota Solok hadir untuk Arosuka. Bangkit bersama, kuat bersama!,” tutup Agus yang juga Ketua Seksi Humas Rang Solok Baralek Gadang.
Sikap yang diambil oleh Pemerintah Kota Solok mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Duka yang dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Solok mestinya pun ikut dirasakan oleh daerah lainnya, apalagi daerah tetangga.














