Selasa, 01 Sep 2026 - 00:18 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Politik

Soal Konflik Demokrat, Mahfud MD: Jika Pemerintah Terlibat, Merusak Demokrasi

Jika Pemerintah terlibat dalam konflik Demokrat, menurut Mahfud itu malah merusak demokrasi.

redaksi
Minggu, 28 Mar 2021 | 08:03 WIB
Mahfud MD

Mahfud MD (net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengatakan pemerintah tidak bisa ikut campur ke dalam kisruh Partai Demokrat. Jika Pemerintah terlibat dalam konflik Demokrat, menurut Mahfud itu malah merusak demokrasi.

Menurut dia, kalau pemerintah diminta untuk melarang adanya perpecahan pada tubuh Partai Demokrat. Tetapi ia menganggap kalau hal tersebut menjadi bagian dari demokrasi dan pemerintah tidak bisa mengacaukannya.

Baca Juga

Pergantian Gubernur BI: Kebutuhan Ekonomi dan Independensi Politik

Senin, 27 Jul 2026 | 17:17 WIB

Gudang Bulog Sumbar Terisi Optimal, Pemerintah Pastikan Ketersediaan Pangan Masyarakat

Minggu, 19 Apr 2026 | 19:31 WIB

“Pemerintah juga (diminta) 'dilarang itu', gitu. 'Enggak boleh tuh partai pecah'. Lah ini demokrasi, kalau kita ikut ke dalam kan berarti kita ini merusak demokrasi,” kata Mahfud dalam acara virtual MMD Initiative, Sabtu (27/3/2021.

Mahfud pun sempat bingung kenapa pihaknya malah ikut terseret dalam permasalahan partai berlambang mercy itu. Hal itu diungkapkan karena ia merasa bekerja untuk menjaga kondisi negara untuk tetap kondusif. “Ribut sendiri, kok, kita disuruh ini, kita menjaga kriminalitas dan keamanannya saja,” katanya.

Tags: NasionalPartaiPemerintahPolitik

Berita Lainnya

Pergantian Gubernur BI: Kebutuhan Ekonomi dan Independensi Politik

Senin, 27 Jul 2026 | 17:17 WIB

Gudang Bulog Sumbar Terisi Optimal, Pemerintah Pastikan Ketersediaan Pangan Masyarakat

Minggu, 19 Apr 2026 | 19:31 WIB

Menuju Kongres GMNI XXII: Bukittinggi, Kota Kelahiran Bung Hatta Siap Jadi Tuan Rumah

Kamis, 20 Feb 2025 | 10:06 WIB

Mahyeldi dan Istri Nyoblos di TPS 005 Jati Baru Padang

Rabu, 27 Nov 2024 | 12:01 WIB
Selanjutnya
Presiden Joko Widodo

Mudik Dilarang, Pengamat: Pemerintah Harus Keluarkan Perpres

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara