PADANG, KLIKPOSITIF — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kota Padang di tingkat nasional. Aisyahana Mazea Idris, siswi kelas VIII MTsN 6 Padang, berhasil meraih medali emas sekaligus penghargaan Best Campaign dalam ajang Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia (KREASI) 2026 yang diselenggarakan di Yogyakarta, Senin (19/10/2026).
Keberhasilan tersebut diraih melalui inovasi digital bertajuk โMadrasah Smart Hajj (Strategi Menjemput Baitullah Sejak Sekolah)โ. Gagasan yang diusung Aisyahana ini berangkat dari upaya menumbuhkan kesadaran dan minat menabung haji di kalangan siswa sejak usia sekolah, sekaligus memperkenalkan pentingnya perencanaan ibadah haji melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan generasi muda.
Melalui inovasi tersebut, Aisyahana menunjukkan bahwa gagasan tentang pendidikan dan pembentukan karakter dapat dikembangkan menjadi sebuah kampanye kreatif yang memiliki nilai edukasi. Ia mengangkat pentingnya menanamkan kesadaran sejak dini bahwa menunaikan ibadah haji membutuhkan persiapan, termasuk dalam membangun kebiasaan menabung dan merencanakan masa depan.
Tidak hanya berhasil membawa pulang medali emas, Aisyahana juga memperoleh penghargaan Best Campaign. Penghargaan ini menjadi pencapaian tersendiri atas kampanye inovasi yang dibawanya dalam kompetisi tersebut. Dua penghargaan sekaligus itu menandai keberhasilan Aisyahana dalam memperkenalkan gagasan yang tidak hanya berorientasi pada kreativitas, tetapi juga mengandung pesan edukatif bagi kalangan pelajar.
Kepala MTsN 6 Padang, H. Yakub, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian yang diraih salah seorang peserta didiknya tersebut. Menurut dia, keberhasilan Aisyahana di tingkat nasional menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar madrasah.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih Aisyahana. Meraih medali emas sekaligus penghargaan Best Campaign di tingkat nasional tentu menjadi pencapaian yang membanggakan bagi madrasah. Semoga keberhasilan ini memotivasi Aisyahana dan siswa lainnya untuk terus berkarya, mengembangkan potensi, serta melahirkan inovasi yang bermanfaat, sejalan dengan semangat Padang Juara,” ujar Yakub.
Ia berharap prestasi tersebut tidak berhenti sebagai pencapaian individu, tetapi juga menjadi pemantik semangat bagi peserta didik lainnya untuk berani mengembangkan ide, melakukan riset, dan menghasilkan karya yang memiliki nilai guna bagi masyarakat.
Menurutnya, lingkungan pendidikan perlu terus memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi kemampuan dan minat mereka. Dengan dukungan yang tepat, peserta didik dapat mengembangkan potensi akademik sekaligus mengasah kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta keberanian untuk menyampaikan gagasan di hadapan publik.
Prestasi Aisyahana melalui inovasi Madrasah Smart Hajj juga memperlihatkan bahwa siswa madrasah memiliki peluang yang luas untuk berkontribusi melalui karya-karya kreatif. Dengan memadukan pemanfaatan teknologi digital dan pesan edukasi, gagasan yang lahir dari lingkungan sekolah dapat dikembangkan menjadi inovasi yang relevan dengan kebutuhan generasi muda.
Lebih dari sekadar penghargaan dalam sebuah kompetisi, inovasi tersebut membawa pesan tentang pentingnya membangun kebiasaan baik sejak dini. Menumbuhkan minat menabung haji di kalangan pelajar, sebagaimana gagasan yang diusung Aisyahana, merupakan salah satu upaya memperkenalkan perencanaan keuangan sekaligus menanamkan pemahaman tentang persiapan ibadah sejak usia sekolah.
Keberhasilan ini sekaligus memperkuat peran madrasah sebagai ruang tumbuh bagi generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pembelajaran, tetapi juga mampu mengembangkan gagasan inovatif. Prestasi di bidang riset dan inovasi menjadi salah satu bukti bahwa peserta didik madrasah dapat bersaing di tingkat nasional dengan karya yang membawa nilai pendidikan dan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Bagi MTsN 6 Padang, raihan medali emas dan penghargaan Best Campaign tersebut menjadi momentum untuk terus mendorong peserta didik agar berani mencoba, berkompetisi, serta mengembangkan potensi yang dimiliki. Keberhasilan Aisyahana diharapkan dapat menginspirasi siswa lain untuk menjadikan kreativitas dan inovasi sebagai bagian dari proses belajar.
Di sisi lain, pencapaian ini turut membawa semangat Padang Juara melalui lahirnya generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan mampu menunjukkan kemampuan di panggung nasional. Prestasi tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi semakin banyak pelajar Kota Padang untuk menghasilkan karya yang tidak hanya membanggakan sekolah dan daerah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dengan raihan dua penghargaan di KREASI 2026, Aisyahana Mazea Idris telah menunjukkan bahwa ide yang berangkat dari lingkungan sekolah dapat berkembang menjadi sebuah inovasi yang kompetitif. Capaian ini menjadi awal yang menjanjikan bagi perjalanan akademik dan kreativitasnya, sekaligus pengingat bahwa keberanian untuk menggagas perubahan dapat tumbuh sejak bangku madrasah.














