KLIKPOSITIF – Universitas Fort de Kock Bukittinggi buka posko kesehatan di kawasan Terminal Aur Kuning Bukittinggi, Rabu 21 Oktober 2026.
Dalam program pengabdian masyarakat ini, Dosen dan Mahasiswa Keperawatan memeriksa kesehatan warga yang beraktivitas di kawasan Terminal Aur Kuning, mulai dari pegawai Dishub, para pedagang, sopir dan pengunjung yang datang ke kawasan terminal.
Tak hanya melayani pemeriksaan kesehatan gratis, tapi warga yang datang ke posko ini juga mendapatkan masker secara cuma-cuma.
Selain itu, warga juga mendapatkan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh, agar tetap sehat di tengah kabut asap pekat.
Menurut Ketua Prodi Keperawatan Universitas Fort de Kock Bukittinggi, Dr Yelmi Reni Putri, pengabdian masyarakat ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa dan dosen Keperawatan dalam menjaga kesehatan masyarakat di tengah kabut asap yang tiap harinya selalu pekat.
Pemilihan Terminal Aur Kuning sebagai lokasi menurutnya karena lokasi ini selalu padat tiap harinya, apalagi di saat hari Rabu dan Sabtu yang merupakan hari balai atau hari pasarnya.
“Kami melihat Terminal Aur Kuning adalah titik paling padat dan paling terdampak asap. Sopir, pedagang asongan, buruh angkut, dan penumpang sangat rentan terkena ISPA,” ujar Dr. Yelmi Reni Putri.
Menurut Yelmi, kabut asap yang menyelimuti Kota Bukittinggi dalam beberapa hari terakhir, sangat berdampak pada kesehatan masyarakat, khususnya para pekerja dan penumpang di ruang terbuka.
Oleh karena itu, bantuan kesehatan ini diharapkan bisa bermanfaat bagi warga dalam menjaga kesehatannya.
Tri Darma Perguruan Tinggi
Yelmi menambahkan, kegiatan ini juga merupakan wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, dimana kampus tidak hanya sekedar mengajar, tetapi juga hadir di tengah permasalahan kesehatan yang melanda masyarakat.
“Kami berharap dengan intervensi sederhana ini, dapat mencegah dampak yang lebih buruk akibat paparan asap, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),” tuturnya.

Dalam kegiatan ini, puluhan warga tampak antusias memeriksakan tekanan darah, saturasi oksigen, dan keluhan pernapasan.
Tim juga memberikan edukasi tentang bahaya kabut asap, cara penggunaan masker yang benar, dan pentingnya menjaga hidrasi serta imunitas tubuh.
Selain pemeriksaan, sebanyak 150 paket vitamin dan 200 masker medis dibagikan secara gratis kepada masyarakat.














