Jumat, 21 Agu 2026 - 15:38 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Sebanyak 5.036 Mahasiswa KKN Unand Akan Terlibat dalam Penurunan Angka Stunting di Sumbar

Joni A. K.
Sabtu, 3 Jun 2023 | 16:33 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

PADANG, KLIKPOSITIF- Sebanyak 5.036 orang mahasiswa Unand akan ikut berperan dalam penurunan angka stunting di Sumbar melalui program KKN tahun 2023.

Rektor Universitas Andalas (Unand) Yuliandri pada sambutannya mengatakan tujuan KKN mahasiswa selain belajar hidup bermasyarakat juga harus turut membantu program pembangunan nagari atau desa di segala bidang, termasuk kegiatan membantu program stunting yang sudah menjadi program nasional.

“Mahasiswa juga berperan dalam membantu program pemerintah termasuk penurunan angka stunting, agar tercipta generasi masa depan yang sehat fisik dan mental serta mampu bersaing dimanapun,” kata rektor saat melepas mahasiswi KKN tahun 2023, Sabtu (3/6).

Selain itu, mengedepankan prinsip kolaborasi dan kerjasama multidisiplin ilmu serta implementasi digitalisasi dan literasi menjadi fokus utama dalam melaksanakan kegiatan.

Yuliandri juga menjelaskan tujuan KKN bagi mahasiswa yakni, untuk menumbuhkan karakter kepribadian mahasiswa yang senantiasa amanah, simpati, yakin, ikhlas dan kekompakan sehingga dapat meningkatkan empati dan kepedulian sosial kemasyarakatan.

Disisi lain juga menanamkan nilai kepribadian nasionalis, kemandirian, etos kerja dan tanggung jawab, melaksanakan terapan IPTEK secara team work dan interdisipliner, mendorong percepatan pembangunan daerah dan memberdayakan kepakaran dosen Unand, serta mengisi program kerjasama yang sudah dirintis dengan pemerintah daerah.

Pelaksanaan KKN dimulai tanggal 11 Juli hingga 21 Agustus 2023 pada 200 nagari/desa dan 13 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat dan 3 desa di Kabupaten Kerinci, Propinsi Jambi.

Sebelumnya, sejak awal Mei hingga akhir Juni ini dilaksanakan kegiatan pra KKN berupa survey lokasi, perencanaan program dan harmonisasi kelompok per nagari. Jumlah total mahasiswa yang akan ber KKN tahun ini adalah 5.036 orang mahasiswa.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menyayangkan selama ini banyak kepala daerah lebih fokus memacu peningkatan pembangunan fisik ketimbang membangun kualitas sumber daya manusia.

Padahal, selain masalah stunting Indonesia juga memiliki persoalan lain yang juga dihadapi yakni problem mental disorder dan difabel autisme.

Baca Juga

Sestama BKKBN RI Budi Setiyono Aktualisasi Mahasiswa UNP Hadapi Bonus Demografi

Rabu, 19 Agu 2026 | 20:04 WIB

Sekretaris BKKBN Termuda se-Indonesia Dedy Agustanto Resmi Raih Gelar Doktor Ilmu Lingkungan

Rabu, 19 Agu 2026 | 15:54 WIB

Hasto memaparkan, untuk masalah stunting di Indonesia saat ini mencapai 21,6 persen, 4,1 persen difabel autisme, dan 9,8 masalah mental disorder. “Kemungkinan terburuk remaja yang terdampak dari tiga masalah tersebut tak jarang mengonsumsi narkoba atau napza,” kata dia, Sabtu (3/6) saat acara “KKN ku Asik dan Keren” dan “Gerakan Percepatan Penurunan Stunting di Sumatera Barat melalui KKN Unand” secara virtual.

Oleh karena itu Hasto berharap KKN mahasiswa Unand ikut berperan serta dalam percepatan penurunan angka stunting di tengah masyarakat dan memberikan solusi untuk pembangunan dan peningkatan SDM.

“Kita harus bersama-sama mengentaskan stunting karena Indonesia mempunyai jumlah penduduk yang cukup besar, didominasi oleh usia produktif, ” tuturnya.

Dia berharap, mahasiswa KKN dapat memberikan edukasi baik pada remaja, calon pengantin maupun ibu-ibu yang memiliki anak, khususnya batita dan balita.

“Mahasiswa yang KKN sudah dibekali modul terkait penurunan angka stunting. Ada banyak penjelasan di dalam modul yang sudah diberikan,” katanya.

 

Tags: angka stuntingBkkbn SumbarCegah StuntingKKN Unandperan bkkbn

Berita Lainnya

Sestama BKKBN RI Budi Setiyono Aktualisasi Mahasiswa UNP Hadapi Bonus Demografi

Rabu, 19 Agu 2026 | 20:04 WIB

Sekretaris BKKBN Termuda se-Indonesia Dedy Agustanto Resmi Raih Gelar Doktor Ilmu Lingkungan

Rabu, 19 Agu 2026 | 15:54 WIB

Peringati Harganas Ke-33, Kaper BKKBN Sumbar Mardalena Perkuat Peran Ayah

Senin, 29 Jun 2026 | 12:59 WIB

BKKBN Sumbar Perkuat dan Tingkatkan Kualitas Layanan, Kaper: Kami Butuh Kolaborasi

Rabu, 22 Apr 2026 | 22:29 WIB
Selanjutnya

Tinjau Asrama Haji Padang, Ketua DPRD Sumbar Puji Kesiapan dan Fasilitas Ramah Lansia

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara